SUARATIMUR – Menghadapi paham radikal yang telah ditanamkan dalam diri para terpidana pelaku terorisme, BIN memiliki cara paling jitu yang sukses membawa perubahan dan merintegrasi para eks napiter menjadi bermanfaat bagi masyarakst dan keluarganya guna menangkal aksi terorisme lanjutan.

Melalui pembinaan menyeluruh dan consider pada bagaimana menciptakan kembali sosok paling berbahaya tersebut menjadi pribadi yang paling bermanfaat bagi keluarga, masyarakat dan pada akhirnya bagi NKRI.

“Setelah kita bicara panjang lebar, melakukan pendekatan karena tak kenal maka tak sayang, ternyata para Eks Napiter ini baik-baik, ada kesepahaman yang bisa dijalin dan mau kembali ke Ibu Pertiwi, tidak lupa jalan kembali, kemarin itu hanya khilaf,” jelas Deputi VII Badan Inteligensi Negara (BIN) Bapak Dr. Wawan Hari Purwanto sambil tersenyum bangga kearah Paimin seorang eks Napiter yang kini telah kembali ke masyarakat.

Salah satu cara pembinaan oleh BIN terhadap para eks Napiter di Indonesia itu selain melalui pembinaan dan edukasi sehingga memiliki ketrampilan yang dapat bermanfaat bagi kehidupan, juga dengan mengadakan kegiatan bincang hangat seperti dalam acara “Ngopi Bareng Dengan Eks Napiter Bersama) Dr. Wawan Hari Purwanto di Pondok Pesantren Wirausaha Agrobisnis Abdurrahman bin Auf, Desa Bulan, Kec. Wonosari, Klaten.

Dalam acara ini dihadiri oleh para eks Napiter yang sudah memiliki keterampilan dan mendulang keberhasilan agar berbagi pengalamannya di hadapan Bapak Deputi VII BIN, dalam acara juga terdapat sesi pemberian sejumlah bantuan berupa dana pembinaan, serta budidaya ikan dan ternak kambing demi menunjang kehidupan ekonomi para eks Napiter tersebut.

“Tapi setelah ada binaan seperti ini bisa ternyata bisa mandiri, alhamdulillah salah satu contoh eks Napiter yang sukses kita ada mas Paimin, bahkan sekarang beliau sudah bisa membangun wadah binaan dilingkungan tempat tinggalnya,” papar Bapak Wawan menceritakan sosok Paimin sekarang pasca kembali ke masyarakat.

Segala bentuk kesulitan dan kerja keras yang di lakukan oleh BIN kini telah menuai hasil yang sangat baik. Hal ini dapat dilihat dengan kehidupan para Eks Napi Terorisme yang telah mendapatkan pembinaan oleh BIN telah menjadi sosok yang kini justru bermanfaat bagi masyarakat dengan membangun kembali kehidupannya yang baru sebagai masyarakat tentram dan mencintai negerinya.

Paimin, pria yang dulu sempat terjerumus dalam jaringan terorisme setelah terdoktrin dari mengikuti pengajian yang radikal, kini dia hidup tentram bersama istri dan 4 orang anak di kampung halamannya Desa Maron, Kelurahan Karanganyar, Sambung Macan, Sragen, Jawa Tengah dan memiliki usaha peternakan ikan.

“Alhamdulillah sekarang saya bisa kembali menjadi rakyat dan Alhamdulillah juga saya di support oleh masyarakat sekitar kanan kiri (rumah) saya, sampai saya bisa jalankan satu wadah kelompok Peduli Lingkungan Sekitar (PLS) yang kini sudah berjalan empat bulan sukses dan sekarang sudah pada tahapan dinas setempat mau masuk untuk ikut bantu saya.

Ditanya soal harapan kedepannya, Paimin menerangkan bahwa dirinya igin kegiatan binaannya semakin maju dan bisa membantu sektor perekonomian di lingkungan tempat tinggal saya.

Contoh eks Napiter lain yang juga sudah berangsur mendulang kesuksesan adalah Priyatmo alias Mamo yang merupakan mantan narapidana atas kasus kepemilikan senjata yang diselundupkan dari Filipina ke Indonesia melalui Pulau Sebatik, Nunukan, Kalimantan Timur, pada 2011 guna mempersenjatai tentara teroris di Indonesia kala itu. Setelah BIN dengan ketulusan dan kesabaran dalam melaksanakan pembinaan tersebut, kini Priyatmo telah memiliki usaha sendiri melalui program PopWarung dan berbagai usaha lainnya yang berlokasi di Jenawi, Karanganyar.

Ada pula Ustadz Slamet yang kini dipercaya menjabat sebagai mudir dari Pondok Pesantren Baitul Salam.

Keberhasilan para eks Napiter diatas dalam membuka kembali lembaran baru kehidupannya sebagai masyarakat yang lebih baik, hanya beberapa contoh saja dari seluruh keberhasilan program pembinaan yang telah dilakukan BIN.

Sebagaimana yang pernah di tegaskan oleh Deputi VII BIN Dr. Wawan Hari Purwanto, bahwa para eks Napiter seharusnya tidak dikucilkan, bila tidak di rangkul dan di bimbing maka akan sangat berpotensi kembali ke kelompok jaringan teroris.

“Kita juga berharap kepada saudara-saudara kita yang belum kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi bisa jadikan mas Paimin serta rekan eks Napiter lain sebagai contoh,” tambah Bapak Wawan.

Salah satu cara untuk merangkul ala BIN adalah dengan memberikan edukasi serta pelatihan rutin yang kemudian diimplementasikan melalui pemberdayaan usaha kecil menengah (UKM) yang di berikan pada mereka.

Hal ini terbukti sangat berhasil mengingat setelah kesadaran akan perbuatan yang dilakukan oleh para eks napiter selama ini adalah kesalahan besar, tentunya mereka memerlukan kebutuhan guna melanjutkan kehidupan yang lebih baik. Mereka harus mendapatkan kesempatan kedua untuk menjadi insan yang bermanfaat bagi keluarganya dan masyarakat serta NKRI.
Sehingga program pembinaan serta pemberdayaan usaha mikro tersebut juga diakui menjadi langkah terbaik oleh para Eks Napiter.

Penyakit bisa dengan mudah menginfeksi melalui udara. Tanpa sadar, bersin dan batuklah yang bisa menyebarkan virus penyakit. Oleh karena itu, jangan asal batuk dan bersin, kenali beberapa etika yang harus dilakukan. Hal ini menjadi bentuk pencegahan penularan penyakit.

Etika saat bersin dan batuk menurut kesehatan

Saat ingin bersin atau batuk, sangat penting untuk mengetahui etika. Hal ini dilakukan agar penularan virus tida terjadi. Selain itu, menghindarkan infeksi terjadi. Mungkin, kebanyakan dari kita saat ingin bersin atau batuk, refleks menggunakan tangan untuk menutupinya. Namun cara ini belum sepenuhnya benar.

Pasalnya, bisa saja virus dan bakteri berpindah pada telapak tangan. Setelah itu, menular pada orang lain saat bersalaman. Oleh karena itu, etika saat bersin dan batuk sangat perlu diperhatikan. Pertama, saat Anda merasa ingin bersin dan batuk segera ambil tisu untuk menutup hidung dan mulut. Setelah itu, buang tisu tersebut.

Bagi yang tidak membawa tisu, jangan menutup hidung dan mulut dengan telapak tangan. Namun gunakan lengan atas Anda. Selalu cuci tangan Anda dengan sabun dan air mengalir. Apabila tidak ada hand sanitizer dengan bahan alkohol sangat diperlukan.

Tujuan melakukan etika saat bersin dan batuk

Tujuan dari melakukan etika saat bersin dan batuk adalah menghindarkan penyebaran virus. Mungkin, beberapa bersin dan batuk tidak mengandung kuman berbahaya. Namun, kuman dan virus bisa berasal dari rongga mulut yang dikeluarkan saat bersin dan batuk dilakukan.

Hal ini kemungkinan besar membentuk koloni yang menyebabkan infeksi. Bagi Anda yang sedang menderita batuk, sebaiknya menggunakan masker. Bila perlu sedikit jauhkan diri agar orang lain tidak terkena infeksi.

Namun alangkah baiknya lagi, Anda istirahat di rumah hingga batuk benar – benar sembuh. Terlebih, jika batuk disebabkan karena suatu penyakit. Penularan penyakit dari bersin dan batuk bisa terjadi dimana saja, seperti sekolah, kantor, pusat keramaian hingga rumah sekalipun. Sangat penting untuk memperhatikan etika dalam bersin dan batuk.

Itulah sedikit pengetahuan akan etika bersin dan batuk yang perlu Anda lakukan agar penularan penyakit bisa dicegah.

sumber : promkes.kemkes.go.id

(Reenee)

SUARATIMUR – Deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Din Syamsudin mengaku tokoh-tokoh yang terlibat dalam gerakan itu mendapatkan intimidasi dari oknum-oknum yang berusaha menggagalkan sewaktu acara deklarasi hingga penggembosan jaringannya. Tidak hanya itu, Din Syamsudin mengatakan bahwa akun-akun medsos mereka juga diretas.

Menanggapi situasi itu, Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus mengatakan intimidasi kepada tokoh-tokoh Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) dapat diartikan sebagai bentuk pembungkaman terhadap demokrasi. Sebaiknya Pemerintah yang sekarang harus terbebas dari pola lama seperti orde baru yang otororiter. Jangan terjerumus dengan pola otoritarianisme baru yang implikasinya akan merugikan pemerintah itu sendiri.

“Seharusnya jangan ada pihak yang coba menghalang-halangi serta melakukan gangguan bernada ancaman atau intimidasi kepada tokoh dan inisiator KAMI. Ini bisa di artikan sebagai bentuk pembungkaman terhadap demokrasi”, kata Guspardi.

Guspardi mengingatkan, setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat. Hal ini dijamin oleh Undang-Undang Dasar 1945 dan Deklarasi Universal Hak-hak Asasi Manusia yang merupakan perwujudan demokrasi.

Sejalan dengan Guspardi, Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, mengatakan ancaman teror dan intimidasi serta pembajakan akun yang dialami sejumlah tokoh nasional yang mendeklarasikan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) sebagai warisan penjajah. Ancaman teror dan intimidasi seperti itu tidak sesuai dengan nilai demokrasi dan prinsip negara hukum, yang sudah disepakati di Indonesia.

“Semestinya, deklarasi damai dan demokratis KAMI dengan delapan tuntutannya yang moderat dan konstruktif, itu selayaknya didukung, dan tidak malah difitnah”, ujar Politisi PKS ini.

Namun hingga kini, belum adanya laporan kepada kepolisian perihal adanya intimidasi tersebut. Bahkan pihak yang bersebrangan dengan KAMI, melihat tudingan intimidasi itu hanya dimainkan untuk mendapat simpati publik. Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tsamara Amany Alatas menyebut gerakan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) tak lebih dari sisa pertarungan Pemilu 2019. Pemerintah Indonesia memiliki celah untuk dikritik. Namun, Tsamara yakin gerakan KAMI tidak memiliki tujuan menyelamatkan Indonesia.

Pakar hukum pidana dari Universitas Indonesia (UI) Indriyanto Seno Adji memperingatkan KAMI bersikap konstitusional saat menyampaikan kritik kepada Pemerintah. Jika kritikan tersebut seperti yang dilakukan KAMI bersifat tendensius dan tidak objektif, maka bisa mengarah kepada bentuk pelanggaran hukum.

“KAMI sebaiknya bersikap secara konstitusional, karena pernyataan kebebasan berpendapat secara politik tidak pernah bersifat absolut tanpa batas. Dalam kehidupan bernegara ada limitasi-limitasi regulasi dan doktrin hukum yang memberikan pagar politik dan hukum secara implementatif. Jangan sampai ada destruksi rambu-rambu untuk melanggar hukum”, tegas Indriyanto Seno Adji. —

PT Berdikari (Persero) menandatangani nota kesepahaman terkait optimalisasi pendayagunaan aset milik PT Berdikari (Persero). Optimalisasi aset ini khususnya di kawasan Indonesia Timur dengan Dewan Ekonomi Indonesia Timur (DEIT) melalui pemanfaatan potensi pengusaha pada umumnya serta pengusaha UMKM yang berada di bawah naungan Dewan Ekonomi Indonesia Timur (DEIT).

Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan Direktur Utama Berdikari Harry Warganegara dan Ketua Umum DEIT Annar Salahudin di kantor Berdikari, Jakarta, Kamis (16/7).

Direktur Utama Berdikari Harry Warganegara menyampaikan kerja sama ini merupakan bagian dari upaya optimalisasi pendayagunaan aset Berdikari yang kondisinya idle yang berlokasi secara geografis di daerah Indonesia Timur untuk dapat dimaksimalkan potensinya dengan partisipasi masyarakat sekitar, melalui program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat khususnya UMKM.

“Hal ini merupakan komitmen Berdikari sebagai salah satu BUMN turut serta mendorong pembangunan dan pengembangan ekonomi, khususnya di daerah Indonesia Timur,” ujar Harry dalam siaran pers di Jakarta, Jumat (17/7).

Harry menyampaikan pemanfaatan aset akan dimaksimalkan seluas-luasnya bukan hanya dilingkup usaha seperti pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan saja, namun juga perdagangan dan sektor usaha lain yang dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan serta meningkatkan nilai ekonomi bagi masyarakat dan pengelolan nantinya, dengan tetap memperhatikan ketentuan dan peraturan yang berlaku.

“DEIT dalam hal ini berperan sebagai fasilitator program ini untuk masyarakat dan pengusaha khususnya UMKM di daerah Indonesia Timur,” ungkap Harry.

Harry menyebut komitmen ini merupakan upaya Berdikari sebagai BUMN Pangan mendukung pemerintah dalam mengembangkan industri pangan tanah air, seperti yang diungkapkan Menteri BUMN Erick Thohir bahwa BUMN harus berorientasi kepada kebaikan bangsa dan negara, bukan semata kepentingan individu atau kelompok.

Ketua Umum DEIT Annar Salahudin menyambut positif kerja sama pemanfaatan potensi pengusaha pada umumnya serta pengusaha UMKM yang bernaung dalam organisasi DEIT serta meningkatkan perekonomian nasional secara umum dan meningkatkan perekonomian di Indonesia Timur secara khusus.

“Ini merupakan landasan formal dalam melaksanakan konsolidasi untuk meningkatkan nilai tambah terhadap kepentingan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, BUMN, pengusaha dan masyarakat,” ujar Annar.

Annar juga berharap kerja sama dengan Berdikari dapat menghimpun pengusaha daerah, menggerakan roda perekonomian dengan menarik investor, mengadakan kerja sama perdagangan, pariwisata, dan mengolah potensi sumber daya alam di Indonesia Timur. Annar menambahkan, DEIT juga siap dalam memfasilitasi investor dengan pemerintah pusat maupun daerah dalam membuka ruang investasi di Indonesia Timur.

https://republika.co.id/berita/qdlv1l383/berdikari-ingin-optimalkan-aset-tidur-di-indonesia-timur

Oleh : Abdul Kohar )*

Pandemi covid-19 membuat segalanya terdampak secara serius, baik status kesehatan hingga perekonomian. Apalagi ketika PSBB diterapkan, tidak sedikit pekerja yang mendadak tidak berpenghasilan karena di-PHK atau dirumahkan oleh pemberi kerja. Meredam penyebaran covid-19 tentu mutlak dilakukan oleh semua pihak, baik instansi negeri maupun swasta. Keduanya harus bersinergi agar pandemi ini bisa tertangani dengan baik.

            Pandemi Covid-19 bisa dibilang merupakan lawan yang berat untuk ditaklukan. Apalagi jika pemerintah harus melawannya sendirian, tentu rasanya tidak sanggup.

            Apalagi sebelumnya kita sempat mengetahui bahwa alat pelindung diri (APD) pada awal masa pandemi adalah perlengkapan yang sulit untuk didapatkan. Sehingga peran dari swasta, NGO ataupun komunitas berbasis voluntering dalam memberikan bantuan adalah salah satu langkah nyata dalam mendukung tenaga medis yang tetap bekerja selama pandemi.

            Sehingga sinergitas lintas sektor harus terus diupayakan, karena covid-19 telah menghasilkan beragam permasalahan yang membutuhkan kerjasama dalam menanganinya.

            Pada kesempatan berbeda, Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (GAPENSI) menyatakan perlu sinergi antara pemerintah dan pelaku pasar konstruksi dalam menghadapi dampak covid-19.

            Wakil Sekjen II Gapensi, Errika Ferdinata mengatakan, perlunya sinergi konkrit antara pemerintah dengan pelaku pasar konstruksi yang diwakili oleh Asosiasi untuk menghadapi dampak Covid-19 dan dampak setelah pandemi.

            Errika juga menuturkan, bahwa sinergi tersebut amatlah penting agar tidak ada kesenjangan antara pemerintah dan pelaku pasar konstruksi di masa pandemi covid-19 saat ini.

            Selain itu, ia juga menyarankan agar peran lembaga pengembangan jasa konstruksi (LPJK) lebih ditingkatkan sebagai wakil dari masyarakat jasa konstruksi agar menjadi akselerator pengembangan industri konstruksi nasional, baik dari sisi pemangku kepentingan maupun sisi pelaku jasa konstruksi.

            Peningkatan peran LJK tersebut cukup penting dalam rangka menghadapi masa setelah covid-19 dan transformasi digital.

            Dirinya juga memaparkan, bahwa LPJK diharapkan dapat mengembangkan industri konstruksi nasional agar mampu bersaing pada level global.

            Pada kesempatan berbeda, Presiden RI Joko Widodo juga mengatakan bahwa dalam menanganani Covid-19, dibutuhkan sebuah sinergi yang erat. Pernyataan ini diungkapkan oleh Jokowi setelah mengetahui bahwa angka penularan di wilayah Surabaya masih tinggi.

            Melihat tingginya angka penularan di wilayah Surabaya, Jokowi berpandangan bahwa kota Pahlawan ini bersama dengan sejumlah wilayah sekotar sebagai anglomerasi harus dapat dijaga dan ditangani terlebih dahulu sebagai sebuah kesatuan.

            Beliau juga menilai bahwa dalam menangani penyebaran covid-19 Surabaya tidak bisa sendiri. Melainkan Gresik, Sidoarjo dan kabupaten yang lain harus dalam satu manajemen. Hal ini dikarenakan arus mobilitas keluar masuk tidak hanya dari Surabaya, tetapi dari daerah yang lain juga terdampak terhadap naik dan turunnya angka kejadian Covid-19.

            Presiden Jokowi juga telah menginstruksikan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) II untuk turut serta dalam menangani Rumah Sakit Darurat Penanganan Covid-19 di Provinsi Jawa Timur.

            Mantan Walikota Surakarta tersebut juga meminta agar pengendalian Covid-19 di Provinsi Jawa Timur, dapat dilakukan dengan bersinergi dan terintegrasi di antara unit organisasi yang ada. Dirinya-pun telah meminta agar seluruh pihak bergerak bersama dalam kerangka manajemen krisis sehingga dapat segera menurunkan angka penyebaran pandemi.

            Sinergi di lain sektor juga dilakukan oleh Kementerian Pertanian dengan PP Muhammadiyah dalam upaya peningkatan ketahanan pangan nasional. Sinergi ini ditujukan agar daya beli masyarakat yang melemah akibat pandemi dapat hidup kembali.

            Sinergi penguatan tentu sangat vital, sebab PSBB telah mengakibatkan daya beli masyarakat menurun sehingga PP Muhammadiyah dan Kementan perlu melakukan upaya untuk menyejahterakan masyarakat.

            Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, Muhammadiyah merupakan Organisasi besar yang memiliki stakeholder di seluruh Indonesia. Oleh karena itu pihaknya menjalin kerja sama di bidang ketahanan pangan bersama untuk membuat percontohan yang dapat menghidupkan kembali perekonomian masyarakat.

            Dalam kerja saa ini, pihak kementerian dan PP Muhammadiyah akan membentuk gugus tugas yang fokus terhadap lahan yang akan digarap.

            Pandemi covid-19 tidak bisa ditangani oleh satu pihak saja, karena ada banyak sektor yang terdampak akibat makhluk yang tak kasat mata ini, sehingga sinergi antar pihak menjadi hal yang sangat penting dalam mengatasi pandemi Covid-19.

)* Penulis adalah warganet tinggal di Bekasi

Ini adalah contoh pos yang aslinya dipublikasikan sebagai bagian dari Blogging University. Ikuti salah satu dari sepuluh program kami, dan mulai buat blog dengan tepat.

Anda akan memublikasikan pos hari ini. Jangan khawatir dengan tampilan blog Anda. Jangan khawatir jika Anda belum memberinya nama, atau merasa bingung. Cukup klik tombol “Pos Baru”, dan beri tahu kami apa yang ingin Anda lakukan di sini.

Mengapa harus melakukannya?

  • Karena ini memberikan konteks kepada pembaca baru. Apa fokus Anda? Mengapa mereka harus membaca blog Anda?
  • Karena ini akan membantu Anda fokus pada gagasan Anda sendiri mengenai blog ini dan yang ingin Anda lakukan di dalamnya.

Posnya bisa singkat atau panjang, pengantar personal mengenai kehidupan Anda atau pernyataan misi blog, sebuah manifesto untuk masa depan, atau garis besar sederhana tentang hal yang ingin Anda publikasikan.

Berikut ini beberapa pertanyaan untuk membantu Anda memulai:

  • Mengapa Anda memilih untuk menulis blog secara publik daripada menulis jurnal pribadi?
  • Topik apa yang ingin Anda tulis?
  • Siapa yang ingin Anda jangkau melalui blog Anda?
  • Jika Anda berhasil menulis blog dengan lancar sepanjang tahun depan, apa yang ingin Anda raih?

Tidak ada yang mengikat Anda. Salah satu hal yang menakjubkan tentang blog adalah perubahannya yang terus menerus seiring kita belajar, tumbuh, dan berinteraksi satu sama lain. Namun Anda sebaiknya mengetahui tempat dan alasan memulai, dan mengartikulasikan target Anda mungkin dapat memberikan beberapa ide lain untuk pos Anda.

Tidak tahu cara memulai? Tuliskan saja hal pertama yang muncul di kepala. Anne Lamott, pengarang buku tentang menulis yang kita suka, berkata bahwa Anda harus merelakan diri untuk menulis “konsep pertama yang jelek”. Tidak usah malu. Apa yang dikatakan Anne sangat bagus — mulai menulis saja dulu, dan sunting nanti jika tulisan sudah selesai.

Saat sudah siap memublikasikan, berikan tiga sampai lima tag pada pos yang menjelaskan fokus blog Anda, apakah itu tentang menulis, fotografi, fiksi, pengasuhan anak, makanan, mobil, film, olahraga, apa saja. Tag ini akan memudahkan orang lain yang tertarik dengan topik Anda menemukan Anda di Pembaca. Pastikan salah satu tagnya “zerotohero” agar blogger baru lainnya dapat menemukan Anda juga.

Ini adalah contoh pos yang aslinya dipublikasikan sebagai bagian dari Blogging University. Ikuti salah satu dari sepuluh program kami, dan mulai buat blog dengan tepat.

Anda akan memublikasikan pos hari ini. Jangan khawatir dengan tampilan blog Anda. Jangan khawatir jika Anda belum memberinya nama, atau merasa bingung. Cukup klik tombol “Pos Baru”, dan beri tahu kami apa yang ingin Anda lakukan di sini.

Mengapa harus melakukannya?

  • Karena ini memberikan konteks kepada pembaca baru. Apa fokus Anda? Mengapa mereka harus membaca blog Anda?
  • Karena ini akan membantu Anda fokus pada gagasan Anda sendiri mengenai blog ini dan yang ingin Anda lakukan di dalamnya.

Posnya bisa singkat atau panjang, pengantar personal mengenai kehidupan Anda atau pernyataan misi blog, sebuah manifesto untuk masa depan, atau garis besar sederhana tentang hal yang ingin Anda publikasikan.

Berikut ini beberapa pertanyaan untuk membantu Anda memulai:

  • Mengapa Anda memilih untuk menulis blog secara publik daripada menulis jurnal pribadi?
  • Topik apa yang ingin Anda tulis?
  • Siapa yang ingin Anda jangkau melalui blog Anda?
  • Jika Anda berhasil menulis blog dengan lancar sepanjang tahun depan, apa yang ingin Anda raih?

Tidak ada yang mengikat Anda. Salah satu hal yang menakjubkan tentang blog adalah perubahannya yang terus menerus seiring kita belajar, tumbuh, dan berinteraksi satu sama lain. Namun Anda sebaiknya mengetahui tempat dan alasan memulai, dan mengartikulasikan target Anda mungkin dapat memberikan beberapa ide lain untuk pos Anda.

Tidak tahu cara memulai? Tuliskan saja hal pertama yang muncul di kepala. Anne Lamott, pengarang buku tentang menulis yang kita suka, berkata bahwa Anda harus merelakan diri untuk menulis “konsep pertama yang jelek”. Tidak usah malu. Apa yang dikatakan Anne sangat bagus — mulai menulis saja dulu, dan sunting nanti jika tulisan sudah selesai.

Saat sudah siap memublikasikan, berikan tiga sampai lima tag pada pos yang menjelaskan fokus blog Anda, apakah itu tentang menulis, fotografi, fiksi, pengasuhan anak, makanan, mobil, film, olahraga, apa saja. Tag ini akan memudahkan orang lain yang tertarik dengan topik Anda menemukan Anda di Pembaca. Pastikan salah satu tagnya “zerotohero” agar blogger baru lainnya dapat menemukan Anda juga.

Ini adalah contoh pos yang aslinya dipublikasikan sebagai bagian dari Blogging University. Ikuti salah satu dari sepuluh program kami, dan mulai buat blog dengan tepat.

Anda akan memublikasikan pos hari ini. Jangan khawatir dengan tampilan blog Anda. Jangan khawatir jika Anda belum memberinya nama, atau merasa bingung. Cukup klik tombol “Pos Baru”, dan beri tahu kami apa yang ingin Anda lakukan di sini.

Mengapa harus melakukannya?

  • Karena ini memberikan konteks kepada pembaca baru. Apa fokus Anda? Mengapa mereka harus membaca blog Anda?
  • Karena ini akan membantu Anda fokus pada gagasan Anda sendiri mengenai blog ini dan yang ingin Anda lakukan di dalamnya.

Posnya bisa singkat atau panjang, pengantar personal mengenai kehidupan Anda atau pernyataan misi blog, sebuah manifesto untuk masa depan, atau garis besar sederhana tentang hal yang ingin Anda publikasikan.

Berikut ini beberapa pertanyaan untuk membantu Anda memulai:

  • Mengapa Anda memilih untuk menulis blog secara publik daripada menulis jurnal pribadi?
  • Topik apa yang ingin Anda tulis?
  • Siapa yang ingin Anda jangkau melalui blog Anda?
  • Jika Anda berhasil menulis blog dengan lancar sepanjang tahun depan, apa yang ingin Anda raih?

Tidak ada yang mengikat Anda. Salah satu hal yang menakjubkan tentang blog adalah perubahannya yang terus menerus seiring kita belajar, tumbuh, dan berinteraksi satu sama lain. Namun Anda sebaiknya mengetahui tempat dan alasan memulai, dan mengartikulasikan target Anda mungkin dapat memberikan beberapa ide lain untuk pos Anda.

Tidak tahu cara memulai? Tuliskan saja hal pertama yang muncul di kepala. Anne Lamott, pengarang buku tentang menulis yang kita suka, berkata bahwa Anda harus merelakan diri untuk menulis “konsep pertama yang jelek”. Tidak usah malu. Apa yang dikatakan Anne sangat bagus — mulai menulis saja dulu, dan sunting nanti jika tulisan sudah selesai.

Saat sudah siap memublikasikan, berikan tiga sampai lima tag pada pos yang menjelaskan fokus blog Anda, apakah itu tentang menulis, fotografi, fiksi, pengasuhan anak, makanan, mobil, film, olahraga, apa saja. Tag ini akan memudahkan orang lain yang tertarik dengan topik Anda menemukan Anda di Pembaca. Pastikan salah satu tagnya “zerotohero” agar blogger baru lainnya dapat menemukan Anda juga.