Jaga Kedamaian Jelang Natal 2020, Masyarakat Papua Diminta Waspadai Provokasi Kelompok Separatisme

Sejumlah pihak dan otoritas di Papua meminta masyarakat menjaga keamanan dan kerukunan jelang perayaan Natal 2020 mendatang. Terutama provokasi-provokasi yang biasanya dilakukan oleh kelompok separatis untuk menciptakan instabilitas keamanan di wilayah bumi cenderawasih. Hal itu karena ditahun-tahun sebelumnya, adanya peristiwa yang diketahui disebabkan oleh kelompok separatis, seperti OPM. Akibatnya terdapat jumlah korban yang jatuh dan menciptakan ketakutan di masyarakat.

Wakil Bupati Mimika, Johanes Rettob, mengatakan Pemkab Mimika bekerja sama dengan Kesbangpol, FKUB, LSM, Ormas, Paguyuban dan aparat keamanan untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat dalam menyambut Natal 2020. “Kami ingin masyarakat menyambut Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 dengan aman dan tertib,” kata Johanes Rettob.

Lanjut Johanes Rettob, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan tidak termakan isu–isu politik kelompok separatis yang berkembang untuk memecah belah keutuhan NKRI.

Sejalan dengan itu, Anggota DPR Papua, Thomas Sondegau, meminta masyarakat untuk tidak terpengaruh dengan berbagai isu atau hal yang dapat menyebabkan mereka sendiri atau pihak lain korban, terutama jelang perayaan Natal 2020. “Jangan lagi rakyat Papua korban. Kita mesti menjaga kedamaian menjelang perayaan Natal ini. Jangan lagi ada duka di Papua,” ungkap Thomas Sondegau.

Selain itu, dirinya meminta Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) menahan diri untuk melakukan aksi kekerasan. Hal itu dirasa penting karena beberapa tahun tahun terakhir perayaan Natal di Papua selalu diwarnai duka.

Sebelumnya Tokoh Agama di Sentani, Pendeta Sadrak Jiwa, mengajak kepada seluruh masyarakat Jayapura untuk merayakan Natal 2020 dengan saling mengasihi dan menjaga keamanan. “Mari rayakan Natal 2020 dengan rasa saling mengasihi, tidak boleh ada ribut-ribut” tutur Sadrak. Masyarakat pun siap membantu aparat keamanan untuk menciptakan suasana kondusif demi kemajuan Papua.

Tinggalkan Balasan