Pembangunan Tol Laut Mampu Dorong Perekonomian Masyarakat Papua

Pemerintah terus berupaya meningkatkan perekonomian di wilayah Papua melalui berbagai proyek pembangunan. Salah satu proyek unggulan Pemerintah untuk mendorong perekonomian wilayah Indonesia dibagian timur yakni dengan membangun tol laut Papua.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengatakan pembangunan tol laut yang beroperasi ke sungai-sungai di wilayah Papua dapat membuka akses pengantaran barang kebutuhan kepada masyarakat lokal. Tol laut ini juga mampu mempercepat perputaran barang sehingga komoditas asli warga dapat didistribusikan ke wilayah Jawa. “Tol laut juga dapat mendorong hasil bumi dari Indonesia timur berjalan,” tutur Budi Karya.

Bahkan kedepannya, Budi Karya mengatakan Pemerintah menginginkan akses tol laut terus diperluas. Perluasan akses tol laut diharapkan dapat menekan disparitas harga barang kebutuhan pokok di wilayah Indonesia timur. Budi Karya mengimbuhkan, tol laut juga dapat mempercepat perputaran barang sehingga komoditas dari Indonesia bagian timur dapat terdistribusi di Pulau Jawa.

Direktur Usaha Angkutan Barang PT Pelni (persero), Masrul Khalimi, mengatakan volume pengiriman barang meningkat pada kuartal terakhir tahun ini. Dia mengklaim realisasi muatan pada delapan trayek tol laut yang dikelola Pelni melonjak hingga rata-rata 150-200 persen dari tahun sebelumnya.

Sementara itu, Kasubdit Angkutan Laut Khusus dan Jasa Ditjen Hubla, Capt. Bharto Ari Raharjo, mengatakan keberadaan tol laut Papua memungkinkan distribusi hasil bumi ke wilayah lain lebih maksimal, sehingga mampu menggerakkan roda perekonomian wilayah Indonesia Timur.

“Nantinya hasil bumi dari Papua selain Merauke akan dilakukan penguatan dengan mendorong muatan balik kapal Tol Laut dan pada akhirnya bisa menggerakan roda perekonomian yang ada di wilayah Indonesia Timur sehingga tidak saja menjadi daerah konsumtif tapi juga produktif untuk memasarkan hasil buminya,” kata Capt. Bharto.

Selanjutnya, dia pun mengharapkan angkutan dan muatan asal Merauke dapat terus meningkat dan memberikan ragam pilihan konsumsi masyarakat di wilayah Jawa.

Tinggalkan Balasan