Guna Tekan Laju Covid di Papua, Sejumlah Tokoh Dukung Pemerintah Mengoptimalkan Vaksinasi

Pemerintah terus mengupayakan program vaksinasi Covid-19 di sejumlah wilayah, termasuk di provinsi Papua dan Papua Barat. Hal itu agar laju penyebaran virus Covid-19 dapat ditekan. Maka dari itu, diharapkan masyarakat mendukung Pemerintah dalam hal mengoptimalkan program vaksinasi di berbagai wilayah.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Papua Barat, Derek Ampnir, mengatakan Pemerintah pusat memprioritaskan 10 provinsi masuk daftar vaksinasi covid-19 tahap pertama, termasuk Papua Barat. Untuk itu, dirinya menegaskan bahwa seluruh stakeholder yang terlibat akan terus mendukung program vaksinasi tersebut. “Pemerintah Papua Barat siap mendukung pelaksanaan vaksinasi guna menekan laju penularan Covid-19 di Papua Barat,” ungkap Derek.

Program vaksinasi Covid-19 yang dilakukan Pemerintah Pusat dioptimalkan bagi sejumlah kelompok rentan, seperti tenaga medis, TNI dan Polri. Selain Papua Barat sembilan provinsi yang tergabung dalam daftar prioritas itu yakni DKI Jakarta, Aceh, Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan serta Papua.

Dia menerangkan, Pemerintah Papua Barat siap mendukung anggaran untuk program tersebut. Sehingga laju penularan covid-19 di Papua Barat dapat ditekan. “Anggaran tentu sangat penting untuk mendukung program ini. Akan disiapkan melalui APBD sesuai kemampuan daerah,” ujarnya.

Ia mengajak warga dan seluruh pemangku kepentingan terus waspada dengan menerapkan protokol kesehatan, sehingga bisa terhindar dari penularan Covid-19.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Papua, dr. Aaron Arongggear, mengatakan untuk mendukung Pemerintah dalam mengoptimalkan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Papua, sebanyak 143 orang tenaga medis akan dilatih sebagai vaksinator. Kota Jayapura sendiri mendpat jatah vaksin buatan Sinovac sebanyak 3.464 dosis vaksin, teridir dari 1.343 dosis untuk Kabupaten Jayapura dan 2.449 dosis vaksin untuk Kabupaten Mimika.

Dokter Aaron Rumainum berharap semua warga di Papua mau menerima vaksin COVID-19, karena vaksin Sinovac itu aman dan halal. Ia pun menegaskan, keputusannya untuk menjadi penerima vaksin COVID-19 pertama di Papua bukan untuk gagah-gagahan. Ia ingin memberikan bukti kepada publik bahwa vaksin COVID-19 aman dan tidak perlu ditakuti.

“Kami tidak bisa memaksa masyarakat untuk vaksinasi, apabila tenaga kesehatan atau pejabat sendiri tidak mau divaksin. Saya [justru] pikir, saya ini bukan jagoan. Jadi, kalau ada vaksin, ya saya buru-buru suntik supaya terlindungi,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s