Pemerintah Sudah Tepat Larang Kegiatan FPI

Kehadiran Front Pembela Islam (FPI) di tengah masyarakat sudah banyak mendapat penolakan karena FPI sering melakukan aksi kekerasan yang menimbulkan keresahan masyarakat. Biasanya menjelang bulan Puasa FPI kerap melakukan sweeping di beberapa tempat yang dianggap sebagai sarang maksiat. Aksi sweeping tersebut sama sekali tidak mencerminkan citra Islam yang rahmatan lil alamin karena dilakukan dengan nuansa teror dan intimidasi. Untuk itu, kalangan masyarakat meminta Pemerintah segera membubarkan FPI dan melarang aktivitas organisasinya.

Dalam hal ini, Pakar Hukum Universitas Indonesia, Indriyanto Seno Adji menilai pelarangan kegiatan dan aktivitas FPI haruslah diartikan terhadap segala bentuk organ dan perubahannya, baik langsung atau tidak langsung dengan segala atribut maupun lambang organ dan perubahannya.

“Tidak perlu menjadi polemik tentang pelarangan kegiatan FPI. Ini persoalan hukum tata negara, hukum administrasi negara dengan dampak hukum pidana apabila dilakukan pelanggaran-nya. Keputusan pemerintah melalui SKB memiliki legalitas yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum,” ujar Indriyanto.

Sementara itu, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PB NU) mengatakan pemerintah tidak anti-Islam meski telah membubarkan FPI.

“Kalau anti-Islam, organisasi-organisasi lainnya ya tidak akan ada. Kan masih banyak organisasi, ada 80-an organisasi Islam masih tetap jalan,” kata Ketua PB NU Marsudi Syuhud.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s