Mendukung Upaya Percepatan Program Vaksinasi Covid-19 Demi Tercapainya Herd Immunity

Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan pemerintah melakukan berbagai cara untuk mempercepat terjadinya herd immunity atau atau kekebalan komunitas. Salah satu upaya yaitu dengan program vaksinasi. Untuk mewujudkan itu, Nadia mengatakan, pemerintah bekerja sama dengan pihak swasta dan BUMN dalam melaksanakan vaksinasi massal (memperbanyak lokasi pelaksanaan vaksinasi). Selanjutnya, pemerintah berharap masyarakat yang menerima vaksin bisa terus meningkat, di atas 500 ribu orang per hari.

Disisi lain, Ketua Umum Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI), Hariadi Wibisono menyatakan keseriusan pemerintah menggalakan program vaksinasi untuk mempercepat pembentukan herd immunity optimis akan tercapai dan patut diapresiasi. “Pemerintah ingin mempercepat pencapaian herd immunity, makanya ada upaya intensif menggalakan untuk vaksinasi tadi, menurut saya upaya pemerintah untuk sesegera mungkin mencapai 70% itu perlu diapresiasi keseriusan itu,” ujar Hariadi.

Hariadi juga mengapresiasi pemerintah sudah berhasil mengamankan sebanyak 340 juta dosis vaksin gratis untuk masyarakat, dibandingkan negara lain ada yang bahkan tidak mendapatkan vaksin. “Di samping itu juga jaminan pemerintah bahwa vaksin itu tersedia itu kan menjadi sesuatu yang perlu diapresiasi disaat negara lain ada yang tidak kebagian, pemerintah sudah bisa memastikan bahwa dosis yang diperlukan akan tersedia,” ungkapnya.

Lanjut Hariadi, untuk mempercepat program vaksinasi, ia menyarankan untuk lebih memprioritaskan wilayah atau provinsi yang memiliki jumlah penduduk padat, seperti halnya kota, kabupaten yang berada di Pulau Jawa, tetapi bukan berarti mengabaikan wilayah lain yang berpenduduk relatif lebih sedikit. “Kalau dengan speed semacam ini, saya optimis terutama apalagi kalau bisa difokuskan di kota-kota besar dulu, di daerah-daerah yang padat penduduknya, pulau jawa dan sebagainya, saya kira yang perlu diingatkan juga bahwa daerah-daerah lain juga tetap harus dicover walaupun fokusnya di daerah yang dengan penduduk padat,” terangnya. Semoga Bermanfaat (*)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s