Pemerintah Genjot Produksi Vaksin Dalam Negeri

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menyatakan, pemerintah akan terus mendorong produksi vaksin dalam negeri. Hal ini tak lain untuk memenuhi kebutuhan vaksin selama tahun 2021.

Menurutnya, selama tahun 2021 pemerintah mengestimasikan kebutuhan vaksin sebanyak 50 juta dosis. Ia menjelaskan, jumlah tersebut masih akan terus berubah.

Untuk itu, menurutnya pemerintah akan terus menggenjot produksi vaksin dari dalam negeri.

Senada, Anggota Komisi IX Fraksi Partai NasDem Ratu Ngadu Bonu Wulla minta produksi vaksin dalam negeri dipercepat. Hal tersebut untuk mempercepat pemberian vaksinasi covid-19 di seluruh wilayah di Indonesia.

Anggota Komisi VI DPR Marwan Jafar, mengatakan di tengah kontroversi pengadaan, importasi, distribusi vaksin, seharusnya hal itu mampu memicu kalangan perusahaan BUMN farmasi memainkan perannya memproduksi vaksin sendiri di Indonesia. Hal itu agar BUMN farmasi bisa memberi kontribusi profesional yang lebih kreatif, cerdas, bermanfaat bagi mayoritas warga masyarakat serta bagi negara.

“Maksudnya, di tengah masa Pandemi Covid 19 dan sesudah Pandemi, kalangan BUMN farmasi diharapkan juga memiliki inisiatif dan gagasan segar, menajamkan rencana bisnis yang lebih besar dan strategis berjangka panjang, berkembang, berkelanjutan serta mengoptimalkan benar upaya menjadi industri farmasi yang kokoh di dalam negeri dan berani memasuki pasar regional atau syukur di level global,” ujar Marwan dalam keterangannya, Senin (29/3).

Tinggalkan Balasan