Deretan Kekejaman KKSB terhadap Warga Sipil di Papua

Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) di Papua masih terus melakukan kekejaman. Mulai dari penembakan, pembunuhan, penyanderaan, hingga pembakaran pesawat serta fasilitas publik.

Perwira Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Letnan Kolonel Laut KH Deni Wahidin mencatat, setidaknya terjadi 15 kali kekejaman KKSB terhadap masyarakat sipil atau nonmiliter hingga 15 April 2021.

Berikut daftar kekejaman KKSB itu:

  1. Pesawat MAF PK-MAX Dibakar KKSB
    Tanggal 6 Januari 2021, KKSB melakukan pembakaran Pesawat MAF PK-MAX Jenis Codiak di Kp. Pagamba Distrik Biandoga Kabupaten Intan Jaya Papua oleh KKSB Intan Jaya pimpinan Undius Kogoya (KSB wilayah Distrik Sugapa) dan Ayun Zagani (KSB wilayah Distrik Wandai) (06/01),” kata Deni dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Sabtu (17/4/2021).
  2. Helikopter Bell Ditembak KKSB
    Tanggal 6 Januari 2021, KKSB melakukan penembakan terhadap Helikopter Bell 407 HP/PK-ZGM milik PT. Sayap Garuda Indah oleh KKSB Tembagapura di area Benangin Kp. Tsinga Distrik Tembagapura Kab. Mimika Provinsi Papua.
  3. Tower BTS 5 Dibakar KKSB
    Tanggal 8 Januari 2021, KKSB melakukan pembakaran tower BTS 5 PT. Palapa Ring Timur Telematika oleh KKSB di bukit Duagi Wilayah Muara Distrik Mabuggi Kabupaten Puncak Provinsi Papua.
  4. KKSB Panah 2 Warga Sipil
    Dua orang warga dipanah KKSB pada 13 Januari 2021. Dua warga itu adalah Sentot (35) warga asal Madiun yang terkena panah di bagian leher sebelah kanan, dan Taperinus (28) yang terkena panah di bagian dada sebelah kanan. Peristiwa itu terjadi di Jalan Cendrawasih SP 3 Karangsenang Kuala Kencana Kabupaten Mimika Provinsi Papua atau di sekitar bekas kantor GSBJ Timika).
  5. Seorang Warga Sipil Tewas Ditembak
    Seorang warga, Boni Bagau ditembak KKSB di Perbatasan Distrik Sugapa dan Distrik Homeyo Kabupaten Intan Jaya Provinsi Papua pada 30 Januari 2021 hingga menyebabkan korban meninggal dunia.
  6. Warga Sipil Ditembak KKSB
    Pada 8 Februari 2021, KKSB melakukan penembakan terhadap masyarakat pendatang asal Makassar, Ramli. Penembakan itu dilakukan oleh KKSB di kios milik korban, Kampung Bilogai Distrik Sugapa Kabupaten Intan Jaya Papua.
  7. Tukang Ojek Dibunuh
    Seorang warga pendatang, Rusman (41) yang berprofesi sebagai tugas ojek asal Bugis dibunuh KKSB di Kampung Jenggerpaga, Distrik Ilaga Kabupaten Puncak, 9 Februari 2021.
  8. Pesawat Susi Air dan Pilotnya Disandera KKSB
    KKSB pada 12 Maret 2021 melakukan penahanan pesawat Susi Air (Pilatus PC-6 S1-9364 PK BVY) dengan pilot Ian John Terrence Hellyer oleh sekitar 30 orang KKSB Distrik Wangbe Kabupaten Puncak.

9.Warga Sipil Profesi Guru Tewas Ditembak
KKSB pada 8 April 2021 melakukan penembakan terhadap warga pendatang, Oktovianus Rayo (guru) oleh KKSB di Kampung /Kelurahan Yulukoma Distrik Beoga Kabupaten Puncak hingga korban meninggal dunia.

  1. Rumah Dinas Guru dan Tiga Sekolah Dibakar KKSB
    Tanggal 8 April 2021, KKSB melakukan pembakaran rumah dinas Guru, bangunan SD Jambul, SMP 1 dan SMA 1 Beoga Kab. Puncak oleh KKSB.
  2. Warga Sipil Berprofesi sebagai Guru Tewas Ditembak KKSB
    Tanggal 9 April 2021, KKSB melakukan Penembakan terhadap masyarakat pendatang a.n. Yonatan Renden (guru honorer SMP 2 Beoga) oleh KKSB di Kp/Kel. Yulukoma Distrik Beoga Kab. Puncak hingga korban meninggal dunia.
  3. Helikopter di Bandara Dibakar KKSB
    Tanggal 11 April 2021, KKSB melakukan pembakaran Heli Upmi815 milik PT. Ersa Air yang terparkir ron di Apron Bandara Aminggaru, Ilaga, Kabupaten Puncak.
  4. Rumah Milik Kepala Sekolah dan Anggota DPRD Kabupaten Puncak dibakar KKSB
    Tanggal 13 April 2021, KKSB melakukan pembakaran dua unit rumah atas nama Junaidi Sulele (Kepala Sekolah SMP N Beoga) dan Menas Mayau (Anggota DPRD Kab Puncak).
  5. Tukang Ojek Tewas Ditembak KKSB
    Tanggal 14 April 2021, KKSB menembak mati seorang sopir ojek bernama Udin di Kampung Eromaga, Distrik Omukia, Kabupaten Puncak, Papua.
  6. Pelajar SMA Tewas Ditembak KKSB
    Tanggal 15 April 2021, KKSB menembak seorang pelajar SMA di Kampung Tagaloa, Kabupaten Puncak. (*)

Tinggalkan Balasan