Pemerintah Jamin Keamanan di Wilayah Papua

Kepala Satuan Tugas Bidang Hubungan Masyarakat Operasi Nemangkawi Komisaris Besar M. Iqbal Alqudusy, mengatakan gangguan keamanan dari kelompok kriminal bersenjata (KKB), tak terjadi di seluruh penjuru Papua. Ia mengatakan mereka hanya ada pada zona mini di Kabupaten Puncak, Kabupaten Mimika, Kabupaten Intan Jaya, dan Kabupaten Nduga.

“Kami TNI-Polri akan tetap melakukan penegakan hukum secara tegas dan terukur kepada kelompok teroris yang berada di zona mini,” kata Iqbal dalam keterangan tertulis, Selasa, 18 Mei 2021.

Meski berada di empat kabupaten tersebut, tapi kelompok teroris ini berada di wilayah tertentu. Ia mencontohkan di Kabupaten Puncak yang beberapa waktu lalu terjadi teror yang mereka klaim dilakukan KKB. Meski demikian, aktivitas masyarakat di Distrik Ilaga tetap berjalan seperti biasa.

“Ini artinya bahwa teror tersebut hanya terjadi di wilayah tertentu dan tidak menyeluruh di Kabupaten Puncak,” kata Iqbal.

Umumnya, Iqbal mengatakan daerah rawannya adalah di wilayah pinggiran dekat dengan hutan dan gunung. Sedangkan wilayah lainnya, ia tegaskan ada dalam situasi kondusif.

Isu keamanan di Papua ini menjadi salah satu hal yang dipertanyakan menjelang penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX pada Oktober mendatang. Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke menjadi klaster penyelenggara.

Iqbal pun menegaskan bahwa Papua secara umum aman dan kondusif. Teror KKB yang selama ini terjadi, kata dia, jauh dari empat klaster penyelenggara PON. “Secara umum Provinsi Papua aman dan kondusif,” kata Kombes Iqbal.

Tinggalkan Balasan