Live Streaming MNC 104.6 FM Trijaya Akan Bahas Otsus untuk Papua Maju dan Sejahtera

Komitmen pemerintah Republik Indonesia untuk memajukan dan mensejahterakan Papua tidak perlu diperdebatkan. Otonomi Khusus yang diberikan pemerintah kepada Provinsi Papua dan Papua Barat untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat Papua menjadi bukti komitmen tersebut.

Saat ini, proses pembahasan amandemen Undang-Undang No.21/2001 tentang Otonomi Khusus Papua masih berlangsung di gedung parlemen. Panitia khusus Otsus DPR RI pada Senin (3/5/2021) menggelar amandemen UU ini dengan prioritas Revisi Otsus meliputi kesehatan, ekonomi, dan pendidikan.

Otsus sendiri sudah berlangsung di Papua sejak tahun 2001. Pemerintah mencatat penyaluran dana otsus serta dana tambahan infrastruktur ke Papua dan Papua Barat dalam 20 tahun terakhir mencapai Rp138,65 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani pada 26 Januari 2021 menyebut, dana otsus dan dana tambahan infrastruktur tersebut belum termasuk dana transfer ke daerah dan dana desa sejumlah Rp702,3 triliun, belanja kementerian/lembaga di Papua dan Papua Barat sebesar Rp251,29 triliun dalam periode 2005-2021. Dana otsus ini untuk memenuhi kebutuhan belanja pendidikan, kesehatan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua dan Papua Barat.

Menkeu juga menjelaskan angka partisipasi murni (APM) di Papua dan Papua Barat tumbuh tiap tahun masing-masing 1,08% dan 0,68% per tahun. Rata-rata peningkatan APM Papua sudah lebih baik dari nasional sebesar 0,74% per tahun. Sedangkan bidang kesehatan, rata-rata peningkatan tingkat umur harapan hidup Papua dan Papua Barat masing-masing menjadi 0,15 tahun dan 0,14 tahun. Angka tersebut di atas rata-rata nasional yang masih 0,17 tahun per tahun.

Sesuai dengan komitmen pemerintah untuk mensejahterakan warga Papua dan Papua Barat, dana otsus akan diperpanjang hingga 2041 dengan estimasi total Rp234,6 triliun atau hampir dua kali lipat lebih besar dibandingkan sebelumnya.

Hingga saat ini dana Otsus Papua telah membawa perubahan bagi Papua. Sebagai contoh infrastruktur yang berhasil dibangun adalah Jalan Trans Papua 3.534 km, Jalan Perbatasan Papua 1.098 km, dan Jembatan Youtefa 1,3 km.

Bagaimana otsus membuat Papua maju dan sejahtera, simak diskusi interaktif yang disiarkan Trijaya Hot Topic Petang di saluran MNC 104.6 FM Trijaya Jakarta, dengan narasumber Theofransus Litaay (Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden) dan Jimmy Demianus Ijie (Anggota DPR RI FPDIP).

Diskusi akan berlangsung secara online melalui zoom pada Selasa (25/5/2021), pukul 17.00 WIB.

Tinggalkan Balasan