TNI-Polri Tinjau dan Sosialisasi Program Vaksinasi Covid-19 di Jawa Tengah

Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, meninjau vaksinasi di tiga wilayah Kabupaten Jawa Tengah yaitu di Kabupaten Blora dan Kabupaten Pati, Sabtu (5/6/2021) serta sebelumnya di Kabupaten Cilacap, Jumat (4/6/2021).

Saat meninjau kegiatan Vaksinasi, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di dampingi rombongan antara lain Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo, Kepala BNPB, Ganip Warsito, Kabaharkam Polri Komjen Arief Sulistyanto Gubenur Jawa Tengah, yang diwakili Sekda Provinsi Jateng, Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi, Pangdam IV Kodam Diponegoro, Mayjend TNI Rudianto, Pejabat Utama Polda Jateng dan Kodam IV Diponegoro.

Saat acara di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Panglima TNI dan Kapolri melakukan tatap muka dan diskusi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Blora.

Bupati Blora, Arief Rothman, mengatakan kasus Covid-19 di wilayahnya saat ini mencapai 7.068 kasus positif dan pasien sembuh mencapai 6.486. Presentase kesembuhan mencapai 91,8%. Sedangkan untuk vaksinasi di wilayah Kabupaten Blora, telah mencapai 141.016 warga. Dengan rincian 3.667 tenaga kesehatan, 53.743 tenaga pelayanan publik dan 83.607 warga lanjut usia.

Sementara itu, Bupati Pati Haryanto menjelaskan, bahwa kasus Covid di Kabupaten Pati Terkonfirmasi Positif 3.567 kasus, 1,9% dari kasus di Jawa tengah, Tingkat Kesembuhan 2.795 kasus, 78,4% jauh lebih rendah dari kesembuhan nasional sebesar 92,1%, Tingkat Kematian 534 kasus, 15,0% jauh lebih tinggi dari kematian nasional sebesar 2,8%.

“Sedangkan untuk data Vaksinasi Kabupaten Pati dengan total yang diterima sebanyak 114.418 dosis dan telah terpakai sebanyak 102.681 dosis 89,7%, Dosis I 64.805 dosis, Dosis II 37.876 dosis dan Sisa Vaksin 11.737 dosis,” kata Haryanto.

Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan, bahwa menyikapi lonjakan kasus dikabupaten Kudus, harus diwaspadai. Karena wilayah Rembang, Pati, Dan Blora adalah dekat dengan Kabupaten Kudus. Untuk itu harus betul betul diperhatikan, jangan sampai kejadian serupa terjadi di Blora.

“Tingkat kepatuhan masyarakat terkait protokol kesehatan sudah mulai menurun. Untuk itu perlu diantisipasi jangan sampai terjadi ledakan kasus sepertidi Malaysia,” kata Kapolri.

Kapolri menekankan, agar langkah-langkah kontigensi disiapkan, mulai dari sosialisasi dan edukasi protokol kesehatan yang dimulai dari PPKM Mikro disetiap wilayah, serta 3T untuk antisipasi penularan Covid-19. Bahkan tak kalah penting, yaitu ruang isolasi harus disiapkan, untuk antisipasi lonjakan Covid-19.

“Walaupun telah dilakukan penyekatan oleh petugas gabungan, namun kegiatan antisipasi harus terus dilakukan. Gelorakan 5 M dalam kehidupan, apalagi saat kegiatan hajatan warga ataupun hal lain yang bisa menimbulkan kerumunan,” kata Kapolri.

Sedangkan Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, dalam rangka mengendalikan Covid-19 harus dilakukan dengan cara mempelajari data-data kasus positif di Blora, Pati, Kudus, Rembang, Cilacap, dan Kabupaten lainnya. Selain itu, angka kesembuhan, angka kematian BOR dan ICU setiap hari harus di cek. Laksanakan koordinasi dan kolaborasi dengan lintas sektoral yang ada.

“Kembali saya tegaskan, PPKM Mikro harus dilakukan dan berikan pembekalan kepada petugas di Posko PPKM yang diimbangi dengan sarana dan prasarana kesehatan. Antisipasi kegiatan budaya ataupun kearifan lokal di wilayah, seperti acara adat pasca panen atau sedekah bumi, jangan sampai terjadi kerumunan yang dikhawatirkan menimbulkan penularan Covid-19,” ucap Panglima TNI.

Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan, pengawasan terhadap protokol kesehatan dalam kegiatan masyarakat harus terus dilakukan. Bahwa protokol kesehatan bukan karena keterpaksaan, namun karena kebutuhan untuk menjaga kesehatan. Jika semua itu bisa dilakukan, maka Covid-19 bisa kendalikan.

Sebelumnya, Panglima TNI dan Kapolri juga telah meninjau pelaksanaan Vaksinasi di Kabupaten Cilacap yang dilaksanakan di Gedung Patra Graha, Gedung Patra Ria dan Gedung Olah Raga Avtur, komplek Pertamina Lomanis Jalan MT Haryono, Kelurahan Donan, Kecamatan Cilacap Tengah, Kabupaten Cilacap, pada Jumat (4/6/2021).

“Saya melihat pelaksanaanya bagus, tertib dan lancar,” kata Panglima TNI, saat memberikan keterangan kepada awak media.
Dia mengatakan, sesuai target, vaksinasi untuk lansia dan pralansia ada 140 ribu. Yang sudah mendapat vaksin sebanyak 40 ribu sekitar 70% dari total penduduk Kabupaten Cilacap 1,9 juta.

“Dan alhamdulillah, dengan pelaksanaan kegiatan di Cilacap untuk memitigasi varian baru yang kita takutkan. Ternyata bisa dilaksanakan dengan baik dan tidak sampai terjadi mutasi ke masyarakat. Itu yang poin penting,” kata Panglima.

Panglima TNI mendorong Bupati Cilacap bersama pihak terkait untuk terus melakukan tracking, hingga pelaksanaan 3M. Sebab menurutnya, yang paling penting adalah dengan memakai masker.

“Untuk penggunaan masker sendiri di Kabupaten Cilacap saya lihat bagus. Mudah-mudahan (kesadaran menggunakan masker) bisa dipertahankan, dan terus menggelorakan,”. (**)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s