Media Massa Memperkecil Kemungkinan Rizieq Terdiskriminasi

Sidang perkara tes swab palsu Rizieq Shihab di RS Ummi Bogor, dijadwalkan pada hari kamis, 10 juni 2021 di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Agenda sidang tersebut adalah untuk mendengarkan pleidoi atau pembelaan terdakwa Rizieq Shihab atas tuntutan jaksa penuntut umum 9JPU).

“Pembacaan pleidoi akan dilakukan penasihat hukum atau terdakwa langsung,” ujar Humas PN Jakarta Timur Alex Adam Faisal.

“Sidang akan dilaksanakan secara live streaming,” tambah Alex.

Dalam sidang sebelumnya, mantan pimpinan FPI Rizieq Shihab dituntut enam tahun penjara. Dalam tuntutannya, jaksa menyatakan Rizieq terbukti menyebarkan berita bohong. Selain Rizieq Shihab, terdakwa menantu Rizieq Shihab, Hanif Alatas dan terdakwa Direktur RS Ummi Bogor Andi Tatat juga akan membacakan pembelaan.

Peneliti senior Lentera Research Institue, Dahniel Dohar, SH.,M.H, mengatakan bahwa kemungkinan kecil untuk adanya diskriminasi hukum terhadap proses peradilan, hal ini mengingat tingginya sorotan media terhadap kasus tersebut. Lembaga penegak hukum akan lebih berhati-hati serta mengedepankan due process didalam penegakan hukum.

“Kemungkinan sangat kecil terjadinya diskriminasi hukum, karena sorotan media yang sangat tinggi sehingga proses penegakan hukum akan lebih berhati-hati dan mengedepankan due process”, ujar Dahniel.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s