KPK Sudah On The Track

Sejumlah pegawai KPK yang tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) telah melapor ke Komnas HAM karena menduga terjadi pelanggaran HAM dalam tes itu. Paran pegawai KPK tersebut mendatangi Komnas HAM pada 24 Mei 2021 untuk menyerahkan laporan mengenai dugaan pelanggaran HAM yang terjadi dalam TWK.

Diketahui sebelumnya, dalam Tes Wawasan Kebangsaan tersebut, 75 pegawai dianggap tidak lolos. Dari jumlah itu, 51 pegawai dinonjobkan, sedangkan 24 lainnya bisa diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara asalkan mau mengikuti pelatihan.

TWK dianggap melanggar hak atas perlakuan yang adil dalam hubungan kerja sesuai Pasal 28D ayat (2) UUD 1945, serta Pasal 38 ayat (2) UU HAM. Dalam aturan UU maupun PP, hingga peraturan KPK, tidak disebutkan bahwa lulus TWK adalah syarat bagi pegawai jika ingin diangkat menjadi ASN.

Menyikapi hal tersebut, Direktur Eksekutif Lentera Research Institute (LRI), DR. (cand) David Chaniago, mengatakan bahwa ada beberapa sudut pandang yang dapat dikaji jika kita ingin meliat fenomena TWK KPK. Jika kita melihat hakekat keberadaan KPK sebagai suatu lembaga profesional yang bertujuan memberantas korupsi, maka TWK agak kurang urgent.

Akan tetapi jika kita melihat lembaga anti rasuah tersebut mengemban fungsi bernegara, yaitu memberantas korupsi sebagai hambatan pembangunan dan kesejahteraan rakyat Indonesia, maka sudah selayaknya TWK diadakan. Menurut dirinya jika argument TWK sebagai salah satu dasar fungsi bernegara, maka KPK sudah on the track.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s