Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) Percepat Pemerataan Pembangunan

Menteri Keuangan, Sri Mulyani menegaskan pemerintah akan terus melakukan pembangunan infrastruktur khususnya pemindahan ibu kota negara (IKN) dalam APBN 2022. Pasalnya pembangunan ibu kota negara, penting untuk memenuhi kebutuhan Indonesia di masa depan.

“Kita masukkan pemindahan ibukota negara, kebutuhan Indonesia masa depan dengan mobilitas tinggi, demografi berubah dan kebutuhan lingkungan sustainable,”tuturnya dalam Rapat bersama Badan Anggaran.

Tak hanya itu, IKN juga penting untuk mendukung upaya reorientasi pemerataan pembangunan dan transformasi perekonomian yang berada di non jawa, dan non-Jakarta sentris. Kendati begitu, ia tak menampik untuk mewujudkan pemerataan ekonomi melalui pembangunan IKN juga harus mempertimbangkan kemampuan daya dukung dari keuangan negara, apalagi saat ini pemerintah juga tengah fokus untuk memulihkan perekonomin anasional.

“Kami akan terus jaga dan kawal dalam tingkat rasional dan reasonable jadi kebutuhan jangka menengah dan panjang terhadap kebutuhan pembangunan, pemulihan ekonomi nasional, serta konsolidasi fiskal,”ujarnya. Menkeu menegaskan akan tetap melihat Covid-19 sebagai tantangan jangka pendek bagi perekonomian nasional.

Oleh karena itu, pemerintah akan menaruh kepentingan yang seimbang antara kebutuhan pendanaan pembangunan dan menggunakan instrumen APBN untuk menghadapi pandemi Covid-19. “Peningkatan anggaran untuk IKN dilakukan dalam koridor pengelolaan fiskal yang sustainable terkait konsolidasi fiskal 2023, yakni rasio utang terkendali, spending better dan pembiayaan inovatif,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s