Disiplin Prokes dan Vaksinasi Percepat Herd Immunity Cegah Covid-19

Wakil Ketua DPR RI Bidang Korkesra, Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengapresiasi upaya percepatan vaksinasi yang dilakukan pemerintah. Dirinya berharap seluruh penduduk Indonesia atau minimal 80% harus segera mendapatkan vaksin Covid-19.

”Alhamdulillah, pemerintah telah melakukan berbagai upaya penanganan pandemi Covid-19. Paling pokok saat ini adalah tersedianya vaksin bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujar Cak Imin Rabu (14/7/2021).

Cak Imin optimis proses vaksinasi dapat segera terwujud dan terpenuhi secara nasional, demi menuju kepada kekebalan kelompok atau herd immunity. Mengingat tidak ada jalan lain penyelamatan dari wabah Covid-19 selain vaksinasi.

“Kita sangat optimis vaksinasi ini stoknya tersedia dari target penduduk kita sebesar 181,5 juta. InsyaAllah stock akan terpenuhi dan segera terlaksana vaksinasi secara nasional,” katanya.

Menurut Cak Imin, vaksinasi ini sangat penting sebagai upaya menangkal serangan virus, tetapi masyarakat juga harus disiplin protokol kesehatan.

”Ini tindak lanjutnya adalah warga harus disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan dengan tradisi baru, kebiasaan baru untuk hidup sehat, melaksanakan 5 M. Pola hidup sehat harus bisa dilaksanakan dengan baik,” katanya.

Cak Imin mengajak seluruh pihak agar bergerak bersama menyukseskan vaksinasi nasional. Menurutnya penyelamatan yang bisa dilakukan saat ini terkait Covid-19 adalah vaksinasi, dan vaksin yang bagus adalah vaksin yang terbukti memiliki tingkat efikasi yang tinggi.

“Terbukti hanya vaksin yang memiliki kemampuan penangkal. Kalau toh terkena (terpapar Covid-19) juga dampaknya lebih ringan. Saya Optimis, kita harus optimis, kita harus bertekad, semuanya harus tekad untuk terlibat dalam proses vaksinasi ini,”.

Lebih lanjut Cak Imin menjelaskan bahwa upaya DPR RI dalam mendukung proses vaksinasi ini sangat optimal, mulai dari dukungan anggaran hingga pengawasan. Mengingat, konsentrasi DPR RI saat ini juga fokus terhadap penanganan pandemi, sehingga fokus anggaran pun ditujukan kepada penanganan Covid,19.

“DPR tentu sangat mendukung dari segala kebutuhan penganggaran, penganggaran kita dukung sepenuhnya langkah-langkah pemerintah langkah-langkah semua pihak karena memang kita akan konsentrasi penanganan pandemi ini total, jadi anggarannya kita arahkan ke sana,” jelasnya.

Terakhir, Cak Imin menghimbau kepada masyarakat untuk tetap mengikuti semua prosedur protokol kesehatan secara disiplin, baik yang sudah divaksin maupun yang belum divaksin. Semua tetap harus menerapkan protokol kesehatan yang disiplin, mengingat pangkal masalah dari proses penanganan Covid-19 adalah prokes dan vaksinasi.

“Persoalannya di situ pertama, yang kedua vaksinasi, maka mari kita percepat. Ayo berduyun-duyun kita vaksinasi, ayo kita tunjukkan bahwa kita bisa memiliki daya tahan dan daya tangkal yang kuat, dengan prokes ini di semua negara yang sukses menangani itu adalah karena protokol kesehatannya berhasil,”.

Sebagai diketahui Pemerintah kini tengah mengupayakan percepatan penanganan vaksinasi sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19. Pemerintah bahkan telah memutuskan untuk menambah target minimal vaksinasi Covid-19 dari sebelumnya 181,5 juta orang menjadi 208,2 juta orang.

Jumlah tersebut seiiring dengan adanya kebijakan perluasan kelompok penerima vaksin kepada anak-anak dan remaja usia 12-17 tahun. (**)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s