Vaksin Corona Datang Secara Bertahap

Oleh : Deka Prawira )*

Masyarakat diminta untuk tidak khawatir terkait isu kelangkaan vaksin. Pemerintah memastikan bahwapasokan vaksin akan terus datang dan didistribusikan ke berbagai wilayah di Indonesia.

Program vaksinai nasional adalah cara untuk menyelamatkan banyak nyawa saat pandemi, karena jika sudah diinjeksi, tubuh akan memiliki imunitas yang bagus dan melawan virus Covid-19. Apalagi vaksinasi gratis 100% sehingga menarik banyak orang dan mereka rela mengantri lama untuk mendapatkan giliran disuntik. Mereka juga tak mempermasalahkan akan diberi vaksin Sinovac atau AstraZaneca karena sama bagusnya.

Akan tetapi belakangan muncul selentingan bahwa persediaan vaksin di Indonesia sudah nyaris habis dan ada daerah yang kekurangan vaksin. Masyarakat tentu langsung panik karena ada yang belum mendapatkan injeksi, baik pertama atau kedua. Akhirnya yang terjadi adalah pemerintah lagi yang disalahkan oleh banyak orang.

Seharusnya kita tidak boleh panik karena itu hanya hoaks. Siti Nadia Tarmizi, Juru Bicara Vaksinasi Kementrian Kesehatan menyatakan bahwa tidak ada daerah yang kekurangan vaksin, melainkan vaksin datang secara bertahap sampai bulan desember. Dalam artian, tidak benar jika di beberapa daerah kekurangan stok vaksin, dan masyarakat diharap untuk bersabar.

Siti melanjutkan, per tanggal 30 Juli 2021 pemerintah memiliki persediaan 144 juta vaksin. Sehingga pemerintah memperjuangkan agar stok vaksin datang lagi sampai bulan desember 2021. Apalagi yang akan dipesan juga ada vaksin Moderna, yang harus disimpan dalam suhu minus 20 derajat celcius, sehingga ruang dan kulkas penyimpanan harus disiapkan secara khusus.

Jumlah 144 juta vaksin tentu belum sepenuhnya meng-cover karena total penduduk Indonesia ada 220 juta jiwa, dan masing-masing butuh 2 kali suntikan. Namun kita wajib optimis karena pemerintah pasti memperjuangkan untuk menambah stok. Di antaranya dengan tidak hanya mengandalkan vaksin dari 1 pabrikan (Sinovac) tetapi ada juga Moderna, Pfizer, Sinopharm, dan AstraZaneca.

Masyarakat diminta bersabar untuk menanti datangnya vaksin karena jika ada persediaan di Jakarta, akan dikirim secara bertahap ke seluruh kota/kabupaten di Jawa dan pulau lain. Apalagi jika jaraknya cukup jauh, seperti NTT atau Papua. Tentu memerlukan waktu yang cukup lama untuk pengantaran vaksin, sehingga masyarakat di sana diharap untuk terus bersabar menunggu.

Lagipula jarak antar injeksi bisa 1 bulan, sehingga jika udah disuntik vaksin pada periode pertama dan seminggu berikutnya belum mendapat panggilan lagi dari Puskesmas untuk injeksi kedua, jangan galau duluan. Sabarlah dan tunggu SMS/WA, pasti akan ada giliran untuk Anda dan mendapatkan injeksi lagi agar kekebalan tubuh meningkat.

Jangan malah malah marah-marah dan menyalahkan pemerintah, bahkan menuduh ada konspirasi di balik vaksinasi. Persediaan vaksin akan terus ditambah, tidak dibatasi karena kepentingan tertentu. Vaksin masih akan tetap digratiskan dan isu bahwa vaksin terbatas karena harus membayar itu tidak benar.

Kita wajib menunggu giliran vaksinasi sambil tetap mematuhi protokol kesehatan. Jangan lupa pakai masker, mencuci tangan dan membawa hand sanitizer di dalam tas, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan menaati poin lain dalam protokol. Vaksinasi sudah dijamin oleh pemerintah, jadi tak usah risau.

Vaksin corona akan datang secara bertahap sampai bulan desember 2021. Masyarakat diminta untuk bersabar menunggu giliran untuk disuntik. Jangan mudah termakan hoaks yang mengatakan bahwa program vaksinasi nasional begini dan begitu, karena itu hanya isu yang dilempar oleh provokator. 

)* Penulis adalah kontributor Lingkar pers dan Mahasiswa Cikini 

Tinggalkan Balasan