Pemerintah Tingkatkan Upaya Vaksinasi Covid-19

Vaksinasi

Oleh : Siti Aisyah )*

Vaksinasi saat ini adalah hal yang wajib jika kita ingin segera bebas corona. Pemerintah. Masyarakat pun diminta untuk mengikuti program tersebut karena Pemerintah terus meningkatkan upaya vaksinasi  Covid-19 agar kekebalan komunal lekas terbentuk.

Sudahkah Anda mendapatkan vaksin? Saat ini banyak orang yang setengah berebut untuk mendapatkan slot vaksinasi, karena mereka ingin segera bebas corona. Apalagi vaksin Covid 100% digratiskan oleh pemerintah dan sudah halal MUI serta lolos uji BPOM, sehingga masyarakat tidak ragu lagi untuk mendapatkannya.

Di awal program vaksinasi nasional, Kementrian Kesehatan mentargetkan bahwa program ini akan selesai dalam waktu 18 bulan. Akan tetapi Presiden Joko Widodo ingin agar lebihc cepat lagi, sehingga target direvisi menjadi hanya 12 bulan selesai. Jika setahun vaksinasi dilakukan 100%, maka akan terbentuk kekebalan kelompok dan kita bisa bebas corona secepatnya.

Setelah ada target yang dipercepat maka direncanakan akan ada 1 juta suntikan per harinya, di seluruh Indonesia. Namun ada upaya lagi untuk meningkatkan vaksinasi, sehingga dinaikkan jadi 3 juta suntikan per harinya. Pasalnya, jumlah WNI ada banyak sekali, lebih dari 220 juta orang, sehingga makin banyak yang diinjeksi maka akan lebih cepat selesai vaksinasinya.

Lantas bagaimana strateginya agar mewujudkan target 3 juta suntikan per hari? Pertama, dilakukan vaksinasi massal alias langsung serentak diberikan kepada ratusan orang. Biasanya dilakukan di aula atau GOR. Penyebabnya karena jika hanya mengandalkan vaksinasi di Puskesmas, daya tampungnya hanya sedikit, akibatnya hanya sedikit pula orang yang mendapatkan suntikan.

Vaksinasi massal biasanya bekerja sama dengan aparat dan masyarakat sangat antusias karena bisa dengan cepat mendapatkan injeksi. Walau ada banyak orang tetapi tetap aman karena sesuai dengan protokol kesehatan, dan semuanya wajib pakai masker, cuci tangan, serta menjaga jarak. Kursi untuk tempat mengantri juga diberi jarak agar tidak berdempetan dan membuat kerumunan.

Langkah selanjutnya untuk meningkatkan vaksinasi adalah dengan vaksinasi gotong-royong. Dengan adanya vaksinasi ini maka akan mempercepat karena ada 2 jalur, yakni vaksinasi nasional dan gotong-royong. Vaksinasi ini dikoordinasi oleh perusahaan dan para karyawan tidak usah khawatir karena juga gratis, karena biaya sudah ada yang menanggung.

Selain itu, vaksinasi gotong-royong juga diawasi oleh Kementrian Kesehatan langsung sehingga benar-benar aman. Para karyawan tidak usah takut jika mendapatkan giliran injeksi di tempat yang ditunjuk oleh perusahaan, karena isi ampul vaksinnya sama efektifnya dengan yang di program vaksinasi nasional, walau mereknya bisa jadi berbeda.

Langkah ketiga yang dilakukan pemerintah untuk mempercepat program vaksinasi nasional adalah dengan vaksinasi door to door. Program yang awalnya diinisaisi oleh BIN kemudian diapresiasi oleh pemerintah dan akan dilaksanakan di lebih banyak wilayah di Indonesia. Dengan adanya vaksinasi door to door maka akan memudahkan masyarakat, karena petugas medis yang mendatangi tempatnya.

Vaksinasi door to door juga diselenggarakan di sekolah, sehingga pelajar yang usianya di atas 12 bisa mendapatkan haknya untuk diinjeksi. Mereka senang karena bisa divaksin tanpa bingung harus menunjukkan KTP, karena rata-rata formulir vaksinasi massal mensyaratkannya.

Beragam cara digunakan untuk mempercepat vaksinasi, agar kita bisa mendapatkan herd immunity tahun depan dan bebas corona secepatnya. Mulai dari program vaksinasi nasional, vaksinasi gotong-royong, sampai vaksinasi door to door, dilakukan agar target 12 bulan selesai bisa tercapai. Sehingga semua orang sehat dan tidak lagi takut akan corona.

)* Penulis adalah kontributor Lingkar Pers dan Mahasiswa Cikini

Tinggalkan Balasan