Syarat Kewajiban Kartu Vaksinasi untuk Lindungi Warga dan Pemulihan Ekonomi

Penggunaan aplikasi PeduliLindungi atau sertifikat vaksin menjadi hal utama, sebab pemerintah mengeluarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 38 Tahun 2021. Bahwa mulai 7 September 2021, sejumlah kegiatan harus menggunakan PeduliLindungi.

Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jatim, Sutandi Purnomosidi pada Rabu, (8/9/2021) mengatakan bahwa dari sisi positif penggunaan aplikasi PeduliLindungi membuat masyarakat yang ada di dalam gedung atau toko termasuk karyawan merasa aman dan nyaman, karena sudah divaksin dengan bukti sertifikat vaksin sebelum masuk.

“Dampaknya cukup positif, pengunjung merasa aman, karena percaya di dalam Mal semua sudah divaksin, sebab sebelum masuk wajib melalui pemeriksaan aplikasi PeduliLindungi,” kata Sutandi.

Sutandi beserta pengurus APPBI menegaskan, mendukung penerapan sertifikat vaksin, karena lebih baik ketimbang sebelumnya yang sama sekali tidak diperbolehkan beroperasi selama PPKM level 4.

Hal yang sama diakui Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Surabaya, M Ali Affandi yang mendukung penerapan kewajiban menunjukkan sertifikat vaksin bagi setiap pengunjung mal atau pusat perbelanjaan di wilayah itu, sebagai solusi dan upaya bersama agar roda ekonomi bisa cepat bergerak.

Kadin Surabaya setuju dan merupakan jalan tengah dan untuk kepentingan keselamatan ekonomi serta kesehatan. Serta mendorong semangat vaksinasi bagi masyarakat umum guna kebaikan bersama.

Harus diakui bahwa pro dan kontra dalam sebuah pengambilan kebijakan memang kerap terjadi, karena itu cermin dari keanekaragaman masyarakat Tanah Air yang sama-sama ingin peduli terhadap bangsa.

Sebelumnya, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) juga Wajibkan Industri Gunakan Aplikasi PeduliLindungi Penggunaan aplikasi PeduliLindungi diharapkan dapat menjaga aktivitas produksi sehingga memacu kinerja sektor industri yang akan mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional.

PeduliLindungi juga diwajibkan di lingkungan industri Setelah transportasi, obyek wisata, dan pusat perbelanjaan, aplikasi PeduliLindungi kini wajib digunakan di lingkungan perusahaan industri dan perusahaan kawasan industri. Kewajiban tersebut tertuang dalam Surat Edaran Menteri Perindustrian Nomor 5 Tahun 2021 tentang Perubahan atas SE Menperin No 3 Tahun 2021 tentang Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri (IOMKI) Pada Masa Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Covid-19.

Dalam Surat Edaran tersebut disebutkan adanya penambahan ketentuan mengenai hak akses penggunaan aplikasi PeduliLindungi di lingkungan perusahaan industri dan perusahaan kawasan industri.

Penggunaan aplikasi tersebut diharapkan dapat menjaga aktivitas produksi sehingga memacu kinerja sektor industri yang akan mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional.

“Hak akses penggunaan aplikasi PeduliLindungi dapat diberikan kepada perusahaan industri atau perusahaan kawasan industri yang mendapat rekomendasi dari Kemenperin,” tuturnya, Kamis (2/9/2021).

Untuk mendapatkan rekomendasi tersebut, perusahaan industri atau perusahaan kawasan industri mengajukan permohonan secara elektronik melalui portal SIINas (siinas.kemenperin.go.id) sesuai dengan pedoman pengajuan permohonan. Ia menambahkan, persyaratan untuk mendapatkan rekomendasi yakni, perusahaan industri atau perusahaan kawasan industri harus memiliki IOMKI yang masih aktif.

Agar IOMKI tetap aktif, SE Menperin 5/2021 mengatur perusahaan industri dan perusahaan kawasan industri berkewajiban menyampaikan laporan pelaksanaan operasional dan mobilitas kegiatan industri dan penggunaan aplikasi PeduliLindungi secara berkala satu kali dalam satu minggu, setiap hari Jumat. Aturan ini akan mulai berlaku pada 10 September 2021.

Hal yang sama juga dikatakan Menkominfo, Johnny G. Plate menjelaskan, pemerintah mewajibkan seluruh perusahaan industri dan perusahaan kawasan industri untuk menerapkan skrining menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Kegiatan operasidan produksi yang didukung dengan pelaksanaan protokol kesehatan yang baik menjadi kunci menuju akselerasi pemulihan ekonomi.

“Setelah sektor transportasi, pusat perbelanjaan, fasilitas olah raga, juga pariwisata, kini pemerintah mewajibkan penggunaan aplikasikan PeduliLindungi di lingkungan perusahaan industri dan perusahaan kawasan industri,” jelas Johnny Minggu (5/9/2021).

“Fungsi skrining dalam aplikasi ini akan mengoptimalkan perlindungan kesehatan bagi para pekerja juga pelaku industri, selain penerapan protokol kesehatan selama bekerja,” lanjutnya.

Dengan memberikan perlindungan kesehatan bagi para pekerja saat berada di kantor atau lokasi industri akan berperan besar dalam penanganan pandemi. Pekerja yang terlindungi akan turut memberikan perlindungan kesehatan dan keselamatan keluarga di rumah.

Kewajiban penggunaan aplikasi PeduliLindungi diatur dalam Surat Edaran No. 5/2021 tentang Perubahan Atas Surat Edaran Menperin Nomor 3 Tahun 2021 tentang Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri (IOMKI) Pada Masa Kedaruratan Kesehatan Masyarakat COVID-19 yang dirilis oleh Kementerian Perindustrian pada 30 Agustus 2021. (**)

Tinggalkan Balasan