Urgensi TNI-Polri Tumpas Teror KST Papua

Aksi teror yang dilakukan oleh Kelompok Separatis dan Teroris (KST) Papua ke Pos Koramil Kampung Kisor, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat dikecam banyak pihak. Termasuk oleh Anggota Komisi I DPR RI, Syaifullah Tamliha. Dirinya meminta pemerintah tegas terhadap aksi teror yang dilakukan oleh KST di tanah Papua.

“Itu semestinya kita sudah mengatakan KKB itu teroris, bukan separatis ya. Karena dia melakukan aksi-aksi teror kepada masyarakat yang ada di papua. Oleh karena itu pemerintah harus tegas untuk menindak para KKB sebagai lembaga teroris,” ujar Syaifullah.

Lebih lanjut dirinya menyatakan bahwa penyerangan oleh KST Papua adalah tindakan terorisme. Pihak kepolisian harus dibantu oleh TNI dalam melakukan operasi penumpasan.

Ditempat terpisah, dosen geopolitik UI yang juga peneliti isu keamanan & perbatasan MPPI, Muhammad Irandito Malik, mengatakan bahwa upaya penindakan dan penegakkan hukum yang dilakukan TNI-Polri sudah tepat dan perlu lebih diintensifkan. Hal tersebut guna menjaga keamanan dan kedamaian masyarakat Papua.

“Langkah penindakan serta penegakkan hukum yang dilakukan oleh Pemerintah pusat melalui TNI-Polri terhadap kelompok separatis dan teroris (KST) Papua sudah tepat dan urgent untuk diintensifkan. Sebab hal tersebut telah diatur dalam sistem keamanan nasional. Hal ini demi keamanan dan kedamaian masyarakat di Papua”, ujar Irandito.

Ia juga menghimbau kepada para stakeholder, termasuk masyarakat Papua, agar memberikan dukungan terhadap upaya apkam didalam menjaga kondusifitas keamanan tanah Papua dari ancaman KST.

“Para stakeholder, termasuk masyarakat Papua, seyogyanya memberikan support dan atensi terhadap upaya apkam didalam menciptakan kondusifitas keamanan ditanah Papua dari berbagai aksi teror KST”, tambahnya.

Tinggalkan Balasan