Vaksinasi Door to Door dan PPKM Strategi jitu Mengendalikan Covid-19

Oleh : Dede Sulaiman )*

Vaksinasi Door to Door dan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menjadi strategi jitu pengendalian Covid-19. Dengan situasi Covid-19 yang semakin terkendali, maka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) diharapkan akan berjalan optimal.

Karyono Wibowo selaku Direktur Eksekutif Indonesian Public Institute (IPI) mengapresiasi langkah lembaga telik sandi (Badan Intelijen Negara) yang ikut serta menjadi pelopor dalam melakukan terobosan vaksinasi jemput bola atau door to door.
Upaya tersebut merupakan langkah yang tepat dalam membentuk herd immunity. Dalam kesempatan talkshow secara live di Radio Muara Jakarta, Karyono mengatakan, vaksin door to door yang dilakukan oleh BIN kemudian disusul TNI/Polri beserta segenap lapisan masyarakat atas instruksi langsung Presiden Jokowi merupakan langkah tepat. Di tengah kondisi seperti saat ini, tentu saja memerlukan langkah progresif dan tepat.

Oleh karenanya, spektrum targetnya harus diperluas tidak hanya di 14 Provinsi, karena dampak vaksinasi ini secara signifikan. Karyono memberikan masukan kepada lembaga yang digawangi oleh Jenderal (pol) Budi Gunawan ini agar dapat lebih mengantisipasi masuknya varian baru sehingga vaksin yang sudah diberikan tidak mubazir.

Kemudian, yang kedua adalah menyelesaikan persoalan kabar bohong atau hoaks di masyarakat. Sementara itu pengamat kebijakan publik, Saiful SH menambahkan, segala upaya demi memutus rantai penularan Covid-19 telah dilakukan oleh pemerintah, diantaranya program vaksinasi Covid-19.

Mengingat kebutuhan di lapangan untuk mempercepat herd immunity secara menyeluruh di Indonesia. Oleh karena itu program vaksinasi door to door yang diawali dan dimulai oleh BIN merupakan langkah yang tepat dan merupakan kebijakan yang merakyat.

Saiful mengatakan, karena pandemi Covid-19 itu bisa juga diartikan sebagai ancaman terhadap keamanan manusia. Ancaman pandemi ini apabila terus menerus mengalami kenaikan, maka sewaktu-waktu akan mengancam stabilitas ekonomi dan stabilitas kesehatan dan berujung kepada stabilitas nasional.

Dirinya menyampaikan alasan mengapa vaksinasi door to door merupakan langkah strategis karena langkah tersebut dinilai mampu memutus rantai penularan pandemi Covid-19. Selain itu pandemi covid-19 merupakan ancaman keamanan manusia baik dari segi kesehatan ekonomi dan stabilitas nasional dan sesuai dengan UU Intelijen Negara No 17 tahun 2011 Tentang pencegahan, penangkalan dan penanggulangan.

Sehingga program vaksin door to door menjadi sangat penting. Mengingat potensi ancaman saat ini bukan dalam bentuk separatisme dan radikalisme. Sebelumnya, Jokowi menilai, bahwa program vaksinasi door to door merupakan salah satu pelayanan kesehatan yang sangat baik. Pasalnya, petugas akan mendatangi langsung kampung atau rumah masyarakat yang akan divaksin.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun meminta program vaksinasi Covid-19, baik door to door ataupun ke para pelajar terus berlanjut. Ia berharap, program-program tersebut akan membantu membentuk kekebalan komunal atau herd immunity, sehingga masyarakat dapat terlindungi dari penularan virus Corona. Dirinya berharap, dengan adanya program vaksinasi door to door ini, dapat mengurangi penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Sementara itu, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, kunjungan masyarakat ke gerai vaksinasi di wilayahnya mulai menurun. Sementara itu, capaian vaksinasi telah mencapai 75%. Jumlah penduduk Kota Bekasi yang ditargetkan divaksin sebanyak 2 juta Jiwa. Sampai 3 Oktober kemarin, yang tela divaksin mencapai 75 persen. Untuk mengejar 100 persen, pihaknya bersama dengan TNI dan Polri menggelar vaksinasi door to door.

Pihaknya juga tengah menyiapkan stiker khusus yang akan ditempelkan di rumah-rumah. Stiker ini digunakan sebagai penanda bahwa penghuni rumah sudah mendapatkan vaksin atau belum. Adapun stiker yang sudah disiapkan mencapai 770 ribu, sesuai dengan jumlah keluarga di Kota Bekasi.

Rahmat menuturkan, pemberian vaksin kepada masyarakat merupakan upaya pemerintah daerah untuk melindungi warganya dari paparan Covid-19. Kondisi terkini, kasus Covid-19 di wilayahnya sudah melandai. Bahkan, ia menginginkan apabila ada perpanjangan PPKM masuknya ke level 1. Kini kita bisa melihat bahwa di banyak wilayah di Indonesia, angka terkonfirmasi positif covid-19 telah mengalami penurunan secara signifikan.

Herd Immunity merupakan tujuan utama Pemerintah saat ini, status pandemi harus diakhiri dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan dan vaksinasi. Pemerintah telah membuat kebijakan bahwa vaksin covid-19 akan diberikan secara gratis kepada masyarakat, sehingga vaksinasi door to door merupakan langkah konkrit pemerintah dalam menekan penularan virus Corona.

)* Penulis adalah kontributor Pertiwi Institute

Tinggalkan Balasan