Hasil Survei Kinerja Jokowi-Ma’ruf Sebagai Evaluasi dan Masukan Untuk Memperkuat Upaya Pemulihan Ekonomi

Jakarta – Hasil survei kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin menurut Litbang Kompas menunjukkan, bahwa publik makin puas terutama di bidang ekonomi dalam dua tahun pemerintahannya. Tingkat kepuasan Jokowi-Ma’ruf di bidang tersebut, bahkan meningkat dibandingkan enam bulan sebelumnya.

Berdasarkan hasil survei, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Jokowi-Ma’ruf di bidang ekonomi saat ini mencapai 58,7% pada Oktober 2021. Persentase itu naik dari enam bulan sebelumnya yang terhitung sebesar 57,8%.

Peningkatan tersebut menunjukkan pemulihan ekonomi saat pandemi virus corona Covid-19 sudah on the track atau berada di jalurnya. Membaiknya kepuasan publik tersebut, juga tak lepas dari pertumbuhan ekonomi sebesar 7,07% (yoy) pada kuartal II-2021.

Meskipun demikian, pemerintahan Jokowi-Ma’ruf perlu mewaspadai kepuasan publik di bidang lainnya, seperti politik dan keamanan, penegakan hukum, dan kesejahteraan sosial. Alih-alih meningkat, kepuasan publik di tiga bidang tersebut mengalami penurunan.

Demikian, Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman juga menyampaikan, bahwa hampir dua tahun terakhir Presiden bekerja keras menyelamatkan Indonesia dari pandemi Covid-19. Bukan hanya di bidang kesehatan, tetapi juga sosial dan ekonomi. Kebijakan Jokowi juga diklaim bertumpu pada aspirasi rakyat, sains, good governance, demokrasi dan konstitusi.

Membaiknya situasi pandemi di Indonesia saat ini, kata Fadjroel, merupakan bukti bahwa Jokowi berhasil mengatasi pandemi dibandingkan negara-negara lain.

“Indonesia menjadi salah satu negara terbaik di dunia dalam penanganan pandemi Covid-19. Keberhasilan ini merupakan buah dari upaya Presiden Joko Widodo memperkuat pemerintahan secara kolektif kelembagaan (governing government), bergotong-royong dalam penanganan pandemi,” klaim Fadjroel.

Fadjroel juga menambahkan, bahwa Presiden sejak awal telah menyatakan bahwa dirinya rela mempertaruhkan reputasi politik asalkan untuk rakyat dan negara. Pengorbanan tersebut membuahkan hasil berupa terkendalinya penularan virus corona dan bangkitnya aktivitas sosial-ekonomi masyarakat saat ini.

“Presiden Joko Widodo telah melaksanakan kewajiban konstitusionalnya dan tetap menjunjung tinggi prinsip bahwa keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi,” ungkap Fadjroel.

Tinggalkan Balasan