Keseriusan Presiden Joko Widodo dalam Penanganan Permasalahan Korupsi

Jakarta – Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa pemerintah tak pernah main-main dalam pemberantasan korupsi. Hal ini disampaikan Jokowi saat memberikan pidato pada Sidang Tahunan MPR/DPR diakses dari akun Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (14/8) beberapa waktu yang lalu.

Untuk memberantas korupsi, Jokowi menuturkan, upaya pencegahan harus ditingkatkan dengan tata kelola yang sederhana, transparan, dan efisien.

Mantan wali kota Solo itu mengatakan, fleksibilitas yang tinggi dan birokrasi yang sederhana tidak bisa ditukarkan dengan kepastian hukum, antikorupsi, dan demokrasi.

Ia meminta agar semua kebijakan yang diambil harus tetap mengedepankan ramah lingkungan dan perlindungan HAM.

Ia juga menyinggung nilai-nilai demokrasi yang tak bisa ditawar. Salah satunya, termasuk pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 yang mundur pada Desember mendatang harus tetap berjalan dengan protokol kesehatan yang ketat.

“Demokrasi harus tetap berjalan dengan baik, tanpa mengganggu kecepatan kerja dan kepastian hukum, serta budaya adiluhung bangsa Indonesia,” katanya.

Jokowi menghadiri proses Sidang Tahunan MPR RI dan menyampaikan Pidato Kenegaraan Presiden dalam rangka HUT RI ke-75 di Kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, setahun yang lalu.

Mantan Wali Kota Solo itu hadir dengan balutan busana adat khas Sabu, Nusa Tenggara Timur. Kehadirannya disambut oleh Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Ketua DPD La Nyala Mataliti dan Ketua DPR Pian Maharani yang sudah hadir terlebih dulu di lobby Gedung Nusatara atau Gedung Kura-kura. (*)

Tinggalkan Balasan