Penyelidikan Dugaan Korupsi Pada Penyelenggaraan Balap Formula E

Jakarta – Managing Director Formula E, Gunung Kartiko memastikan akan kooperatif atas penyelidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait penyelenggaraan Formula E di Jakarta Juni 2022 mendatang. “Jakpro sangat kooperatif terhadap semua proses yang sedang berjalan,” ucap Gunung saat dikonfirmasi, Jumat (5/11).

Gunung menambahkan, segala proses untuk menggelar hajat balap mobil listrik itu telah dikerjakan sesuai prosedur. Bahkan, segala rekomendasi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah ditindaklanjuti oleh Jakpro sebagai pihak penanggung jawab.

“Semua rekomendasi dari BPK RI sudah dilaksanakan dengan baik dan dinyatakan selesai. Jika terdapat permintaan bantuan dari pihak lain sesuai dengan kewenangannya, kami tentu sangat terbuka untuk membantu,” jelasnya.

Senada dengan Gunung, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menegaskan Formula E merupakan program yang telah disepakati bersama dengan DPRD DKI. Kendati rencana ajang internasional ini menyebabkan jajaran Pemprov DKI diminta klarifikasi KPK, Riza menghormati kondisi tersebut. “Tidak ada program yang ujug-ujug, semua berproses,” ucap Riza.

Politikus Gerindra itu juga menyerahkan proses ini kepada KPK, sambil berharap tidak akan berdampak buruk terhadap ajang mobil balap listrik tersebut. “Kita tunggu saja hasilnya, tentu harapan kita semua tidak ada masalah dan tidak mengganggu proses event Formula E di tahun 2022,” tandasnya.

KPK mengaku tengah mengumpulkan bukti dugaan korupsi penyelenggaraan Formula E di DKI Jakarta. Salah satunya dengan meminta keterangan sejumlah pihak terkait. “Betul, KPK sedang meminta permintaan keterangan dan klarifikasi kepada beberapa pihak guna mengumpulkan bahan data dan keterangan ataupun informasi yang diperlukan oleh tim penyelidik,” ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (4/11).

Ali mengatakan, pengumpulan bukti dan keterangan dari pihak terkait dilakukan KPK berdasarkan laporan dari masyarakat adanya dugaan korupsi dalam penyelenggaraan ajang balap mobil tersebut. Berdasarkan informasi, dalam mengusut kasus ini KPK sudah memeriksa Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) DKI Jakarta Ahmad Firdaus pada Selasa, 2 November 2021.

Sementara itu, Anggota Komisi B dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPRD DKI Jakarta, Gilbert Simanjuntak mengatakan, pihaknya sudah sejak lama menaruh kecurigaan itu. Dia mendukung langkah lembaga antirasuah itu supaya persoalan menjadi terang. “Saya sudah sampaikan peraturan apa saja yg ditabrak. Setidaknya dengan sikap ini, seandainya sudah diperiksa dengan jelas maka kalau ada atau tidak ada pelanggaran kita semua jelas,” katanya Kamis (4/11).

Dia mengaku, pihaknya sudah sejak lama mendorong itu. Pasalnya PDIP mengendus banyak kejanggalan dalam gelaran akbar tersebut. “Karena banyak sekali menabrak aturan tetapi seakan semua tutup mata: Kemendagri, BPK, KPK, Kejaksaan dan Kepolisian,” ujar dia. “Saya yang dorong keras dalam statement-ku terakhir,” sambungnya. (*)

Tinggalkan Balasan