Pemindahan Pilar Kereta Cepat Jakarta-Bandung di DK46 Tanggung Jawab Kontraktor

Jakarta – Beberapa hari lalu ada sebuah video yang menampilkan kecelakaan dalam proyek kereta cepat Jakarta-Bandung hingga ramai diperbincangkan di media sosial. Pada video tersebut tampak sebuah pilar proyek kereta roboh, dan menimpa dua ekskavator yang ada di sekitarnya.

Merespons hal tersebut, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) langsung memanggil kontraktor yang terlibat dan melakukan investigasi.

Dwiyana menjelaskan bahwa terjadi kesalahan dalam pekerjaan tiang pancang karena adanya pergeseran alignment pekerjaan pier (pilar) di DK46 yang ditemukan Tim Quality PT KCIC dan Konsultan Supervisi CDJO. Selain itu, berdasarkan hasil investigasi yang sudah dilakukan oleh KCIC didapatkan bahwa kontraktor melanggar SOP terkait konstruksi.

“Kontraktor lalai dalam melaksanakan SOP sehingga pier menimpa ekskavator yang digunakan,” kata dia.

“Kami langsung memanggil kontraktor dan memberikan teguran agar semua pekerjaan dilakukan dengan SOP yang sudah ditetapkan oleh Tim Engineering dan SSHE sehingga kejadian serupa tidak terulang lagi,” tambahnya.

Terkait dengan kecelakaan yang terjadi di DK 46, Teluk Jambe, Kabupaten Karawang itu, Dwiyana memastikan, tidak ada korban jiwa. Operator di tempat kejadian disebut berhasil menyelamatkan diri.

Tinggalkan Balasan