Masyarakat adat bersama kepala suku asli Papua di wilayah Papua Barat mendukung implementasi Otsus dan pembentukan DOB dalam deklarasi bersama di sekretariat suku besar Doreri di kabupaten Manokwari, Rabu (9/3/2022).

Manokwari, Suaratimur.id – Implementasi otonomi khusus (Otsus) dan pembentukan daerah otonomi baru (DOB) mendapat restu. Masyarakat Adat Suku Besar Doreri di Kabupaten Manokwari bersama kepala-kepala suku asli Papua di Wilayah Adat III Domberai Papua Barat bersepakat memberikan dukungan.

“Selaku masyarakat adat Papua di wilayah Papua Barat, kami mendukung penuh program pemerintah yang bertujuan untuk pembangunan dan mensejahterakan kita bersama yang mendiami wilayah adat ini,” ujar Kepala Suku Besar Doreri, Gat Hendrik Rumfabe, dilansir dari Antara, Kamis (10/3/2022).

Komitmen itu bahkan sudah dideklarasikan melalui penandatanganan pernyataan bersama pada Rabu (9/3) di Sekretariat Suku Besar Doreri di Kabupaten Manokwari.

Rumfabe menyatakan bahwa komitmen bersama itu dilakukan untuk mendukung proses rekonsiliasi dan restrukturisasi menuju Papua damai dengan mengimplementasikan Otsus dan DOB.

Menurutnya pemberlakuan Otsus di wilayah ini merupakan bukti perhatian pemerintah pusat untuk mengangkat harkat dan martabat orang asli Papua guna bangkit dan berkarya di berbagai bidang pembangunan dalam bingkai NKRI.

“Kami sangat mendukung pembentukan DOB kabupaten maupun provinsi untuk menjawab kebutuhan pembangunan,serta memberikan peluang kepada putra dan putri asli Papua untuk memimpin daerahnya sendiri,” kata Rumfabe.

Dia mengakui bahwa dari sisi sumber daya manusia masih banyak putra dan putri asli Papua lulusan sarjana yang membutuhkan pekerjaan. Sebab itu UU Otsus memberikan kesempatan melalui pembentukan DOB agar menjawab kesenjangan ini.

“DOB akan membuka peluang pekerjaan dan ini harus didukung semua masyarakat adat karena pemerintah mitra dari berbagai lembaga adat yang ada di atas tanah Papua ini,” ucap Rumfabe.

sumber : detik.com