Jakarta — Permasalahan Jakarta tidak ada habisnya, mulai banjir hingga kemacetan. Setelah tidak jadi ibu kota, Jakarta dituntut harus berbenah secara total dan menata ulang kawasan perkotaannya agar persoalan klasik Jakarta bisa segera diselesaikan.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Jimly Asshiddiqie mengatakan rencana pemerintah pusat memindahkan ibu kota ke Penajam, Kalimantan Timur, merupakan kesempatan dan peluang bagi Jakarta untuk berbenah. Sebab bagaimanapun Jakarta akan menjadi daya tarik bagi pebisnis dan pelancong.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta harus mulai melakukan pembenahan secara besar-besaran untuk Jakarta. Karena dalam beberapa tahun ke depan, akan banyak bangunan pemerintahan pusat di Jakarta yang akan kosong, karena proses pemindahan perkantoran ke ibu kota baru.

“Karena itu perlu ada ketentuan transisi, peralihan ibu kota, untuk mengantisipasi dan menjadi pintu keluar agar bisa dilakukan secara bertahap,” jelas Jimly. Begitu juga jalan keluar bagi persoalan Jakarta yang akan ditinggalkan, menurutnya Pemprov DKI Jakarta perlu memikirkan dari sekarang bagaimana solusi jangka panjang menyelesaikan persoalan Jakarta, mulai dari banjir, macet, pencemaran lingkungan dan lainnya.

Sementara itu, Kabupaten Penajam Paser Utara, adalah sebuah kabupaten di Kalimantan Timur. Ibukotanya adalah Penajam. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Kutai Kartanegara disebelah Utara, sebelah timur berbatasan dengan Selat Makassar dan Kota Balikpapan, sebelah selatan berbatasan dengan Kabupaten Paser dan sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Kutai Barat. Penajam merupakan daerah pemekaran dari Kabupaten Paser.

Potensi pada sektor perkebunan di Kabupaten Penajam Paser Utara sangat menjanjikan. Masih banyaknya lahan yang bisa dikembangkan tentunnya bisa dijadikan ukuran para investor untuk berinvestasi disektor ini. Fasilitas sarana dan prasarana seperti jalan maupun alat transportasi sudah tersedia sehingga memudahkan para Investor yang bergerak dibidang perkebunan ini.

Secara umum produksi pertanian tanaman perkebunan di Kabupaten Penajam Paser Utara terdiri dari kelapa sawit, karet, kelapa, kopi, lada dan kakao. Dimana produksi pertanian tanaman perkebunan tersebut ditinjau dari banyaknya petani, tanaman menghasilkan, produksi, produktivitas. Komoditas kelapa sawit merupakan tanaman perkebunan utama di Penajam Paser Utara.

Berkaitan uraian diatas, maka dapat disimpulkan bahwa kawasan Penajam Paser Utara merupakan kawasan yang belum dikembangkan, sehingga biaya mitigasi bencana dan perencanaan tata wilayah, memperhitungkan potensi bencana alam seperti banjir dan bencana lainnya sebelum memulai tahapan konstruksi kota. Hal ini berbeda dengan penataan ulang Jakarta yang membutuhkan pembiayaan sangat besar. (*)